AS Waswas, Iran dan Hizbullah Memperluas Jejak di Venezuela

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Al-quds, barikade pasukan Iran

Al-quds, barikade pasukan Iran

INTERNASIONAL,JS – Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menuding Iran, khususnya Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan Hizbullah Lebanon menancapkan pijakan di Venezuela. Ia menyampaikan hal ini pada Selasa, di tengah ketegangan AS dengan rezim Nicolás Maduro.

Menurut Rubio, “Mereka menancapkan pijakan Iran di wilayah Venezuela, dan hal ini belum cukup dibicarakan.” Ia menambahkan bahwa Iran, IRGC, dan Hizbullah hadir di Amerika Selatan, dengan Venezuela sebagai salah satu pusatnya.

Tekanan AS terhadap Narkotika

Komentar Rubio muncul bersamaan dengan upaya Presiden Donald Trump menekan arus narkotika dari Amerika Latin.

Rubio menegaskan, “Mereka menancapkan bendera mereka di wilayah Venezuela dengan kerja sama penuh dari rezim Maduro.” Ia menilai kekhawatiran Maduro terhadap kehadiran aset AS menunjukkan keterlibatan rezim dalam bisnis narkoba.

Baca Juga :  Alarm Pinjol 2026! Kredit Macet Tembus Rekor, OJK Waspada TWP90 Nyaris 5%, Ini Risiko Besar bagi Nasabah dan Investor

Selain itu, AS meningkatkan tekanan melalui kampanye antiperdagangan narkoba, termasuk pengerahan armada kapal induk dan sejumlah aset militer di Karibia. Sementara itu, Maduro menilai langkah AS sebagai upaya menggulingkan rezimnya.

Respons Iran dan Rencana Kerja Sama

Di sisi lain, Iran, sekutu Maduro, mengecam tekanan AS terhadap Venezuela. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut tindakan AS sebagai “pendekatan intimidasi.”

Selain itu, kedua negara menandatangani rencana kerja sama 20 tahun pada 2022. Rencana ini mencakup minyak, pertahanan, dan sektor lain, meski keduanya berada di bawah sanksi AS.

Baca Juga :  Tekanan Ekonomi, Aksi Protes Mahasiswa di Iran Meluas

Kehadiran Hizbullah di Amerika Selatan

Hizbullah, kelompok Lebanon yang didukung Iran, memiliki kehadiran di Amerika Selatan. Para operator Hizbullah membantu mengamankan keuangan kelompok tersebut.

Sidang Kaukus Senat AS

Pada Oktober lalu, Kaukus Senat untuk Pengendalian Narkotika Internasional menggelar sidang terkait masalah ini. Ketua Kaukus, Senator John Cornyn, menyatakan, “Hizbullah menemukan rumah di Venezuela, di mana rezim Chávez dan Maduro mengembangkan hubungan dekat dengan Iran dan Hizbullah.”

Cornyn juga menyebut kekhawatiran bahwa rezim Venezuela mengeluarkan paspor untuk anggota Hizbullah. Ia menambahkan, “Aktivitas mereka di Amerika Latin fokus pada penggalangan dana untuk operasi teroris di Timur Tengah dan wilayah lain.”(AN)

Berita Terkait

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara
Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya
BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026
QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
AI Revolution 2026: How Artificial Intelligence Is Transforming Jobs and Creating High-Income Opportunities Worldwide
German Investors Target Indonesia’s Coconut Industry: Tanjabtim Set to Become a Global Export Hub
Top 6 Favorite Tourist Destinations in Sumatra 2026: Complete Travel Cost, Facilities, and Smart Budget Guide for Maximum Savings
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:00 WIB

BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:00 WIB

QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth

Senin, 20 April 2026 - 04:00 WIB

Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers

Berita Terbaru