JAMBI,JS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi menggelar Workshop Pendidikan Politik khusus bagi perempuan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan peran perempuan dalam dunia politik. Selain itu, workshop ini meningkatkan kesadaran perempuan tentang pentingnya partisipasi politik.
Acara Dibuka Wakil Ketua DPW PAN Jambi
Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), membuka workshop secara resmi di kantor DPW PAN Jambi. Selain itu, berbagai organisasi perempuan dari sejumlah daerah di Provinsi Jambi hadir untuk mengikuti kegiatan ini.
DPW PAN menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, antara lain:
Ririn Novianti, Ketua DPD Kesatuan Perempuan Partai Indonesia (KPPI) Provinsi Jambi dan anggota DPRD Provinsi Jambi
- Azizah, anggota DPRD Batanghari sekaligus Ketua PUAN Batanghari
- Melvin, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Jambi
- Prof. Dr. Resnita, akademisi UIN STS Jambi
Pemberdayaan Perempuan untuk Kesejahteraan
Dalam sambutannya, BBS menekankan bahwa perempuan harus diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa peran ibu dan anak perempuan sama pentingnya dengan kepala keluarga dalam penguatan ekonomi keluarga.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kebijakan politik memengaruhi berbagai kebutuhan hidup, seperti harga cabai, BBM, bahan pokok, dan material bangunan. Oleh karena itu, perempuan perlu memahami isu politik dan aktif menyampaikan aspirasi melalui organisasi
“Ibu-ibu harus tahu banyak persoalan rumah tangga dipengaruhi kebijakan politik. Maka, saluran politik menjadi penting agar aspirasi tersampaikan,” ujarnya.
Peran Keluarga dalam Dinamika Sosial
BBS juga menyoroti dinamika sosial, termasuk maraknya pergaulan bebas dan game online. Fenomena ini berdampak pada generasi muda. Dalam kondisi ini, keluarga, khususnya ibu, berperan sebagai “filter” utama untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif.
“Dinamika sosial berkembang cepat. Yang bisa menjadi filter pertama adalah keluarga, khususnya ibu-ibu,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa organisasi perempuan, lembaga keagamaan, partai politik, dan pemerintah memiliki peran masing-masing. Mereka memperkuat fondasi sosial melalui program, aturan, dan saluran aspirasi masyarakat.
Pendidikan Politik untuk Peningkatan Partisipasi Perempuan
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Saswadi, menegaskan bahwa partai politik berkewajiban memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk perempuan.
“Melalui workshop ini, PAN ingin meningkatkan kesadaran, partisipasi, serta kepemimpinan perempuan dalam proses politik dan pengambilan keputusan,” katanya.
Namun, ia menambahkan bahwa peran perempuan dalam politik saat ini masih rendah. Meski regulasi mewajibkan partai menempatkan minimal 30 persen perempuan di setiap tingkatan, angka tersebut belum mencerminkan partisipasi yang optimal. Karena itu, DPW PAN mengadakan pendidikan politik khusus bagi perempuan sebagai salah satu prioritas.
Harapan DPW PAN Jambi
Dengan demikian, DPW PAN Provinsi Jambi berharap kegiatan ini meningkatkan kualitas partisipasi perempuan dan pemilih muda. Selain itu, workshop ini mendorong terciptanya representasi politik yang lebih inklusif. Lebih jauh, kegiatan ini memperkuat fondasi sosial masyarakat ke depan.(AN)









