Empat ASN di Tanjabbar Terindikasi Terafiliasi NII

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

empat aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu yang terindikasi terafiliasi dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

empat aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu yang terindikasi terafiliasi dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

TANJABBAR,JS–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanjabung Barat mengungkapkan bahwa empat ASN terafiliasi dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Kesbangpol menerima informasi ini dari Densus 88 Antiteror. Tiga ASN laki-laki dan satu perempuan bekerja di salah satu instansi Pemkab Tanjabbar.

Kepala Kesbangpol, Dianda, menjelaskan bahwa Pemkab mendekati ASN tersebut secara persuasif agar mereka tidak lagi menganut paham radikal. Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan aliran yang dianggap tidak wajar di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Porprov Jambi 2026 di Tanjabbar Ditunda

Pemerintah sempat menumpas NII pada masa pemerintahan Soekarno, tetapi hingga kini pemerintah belum memasukkan NII ke dalam Daftar Terduga Terorisme dan Organisasi Terorisme (DTTOT). Sebelumnya, NII juga pernah dikaitkan dengan Ponpes Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang, namun BNPT menyatakan ponpes tersebut tidak bisa dijerat UU terorisme karena NII belum masuk DTTOT.

Baca Juga :  Setwan DPRD Tanjabbar Raih Peringkat Tiga Besar SAKIP 2025

NII pernah melakukan pemberontakan di bawah Marijan Kartosuwiryo. BNPT mendorong pengadilan untuk menetapkan NII masuk DTTOT sehingga UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme bisa diterapkan. BNPT juga meneliti apakah Ponpes Al Zaytun masih mengajarkan nilai-nilai NII.

Secara keseluruhan, BNPT menekankan perlunya penanganan NII secara holistik dan kolaboratif dengan berbagai pihak terkait..(AN)

Berita Terkait

AI Palsu Jadi Senjata Baru Hacker, ChatGPT Paling Banyak Dipakai sebagai Kedok
Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
Bareskrim Ungkap Modus Baru Judi Online: Deposit Pakai Pulsa, Anak Jadi Sasaran Risiko
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
PETI Jambi Capai 60.323 Hektare, DPRD Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Masa Depan Warga
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:01 WIB

AI Palsu Jadi Senjata Baru Hacker, ChatGPT Paling Banyak Dipakai sebagai Kedok

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Baru Judi Online: Deposit Pakai Pulsa, Anak Jadi Sasaran Risiko

Berita Terbaru