MERANGIN,JS- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memanen jagung dari program ketahanan pangan di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPR RI A. Bakrie, Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati Merangin Khafid, serta jajaran TNI, Polri, dan para petani setempat.
Panen Jagung Sebagai Simbol Swasembada Pangan
Sebagai simbol komitmen pemerintah, panen ini menunjukkan upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional. Hamparan jagung yang subur membuktikan keberhasilan kolaborasi lintas sektor dari desa.
Capaian Sektor Pangan Nasional
Selain itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikan percepatan swasembada pangan. Ia menyoroti capaian sektor pangan, khususnya beras dan jagung.
“Alhamdulillah, untuk beras, tahun lalu kita impor 4,5 juta ton. Namun tahun ini impornya nol, bahkan kita surplus 4,7 juta ton,” ujar Zulhas.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran TNI yang aktif membuka sawah baru dan mendampingi petani. Begitu juga Polri, yang mendukung program penanaman jagung di berbagai daerah. Sementara itu, produksi jagung tahun ini mencapai hampir 18–19 juta ton, sehingga pemerintah tidak perlu mengimpor pakan.
Dukungan Gizi untuk Generasi Sehat
Di sisi lain, Zulhas menekankan pentingnya dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak, ibu hamil, balita, dan pelajar dari PAUD hingga SMA. Menurutnya, asupan gizi yang baik akan melahirkan generasi sehat dan cerdas.
Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa
Selain ketahanan pangan, Zulhas memaparkan visi Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. Salah satunya, pemerintah membentuk Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di setiap desa. Setiap Kopdes memiliki gedung, kendaraan operasional, dan sarana transportasi untuk mendukung ekonomi rakyat.
Kesuburan Lahan dan Semangat Kolaborasi
Sebagai penutup, Zulhas memuji kesuburan lahan di Merangin. “Pagi ini kita panen jagung, alhamdulillah jagungnya besar-besar, tanahnya subur,” katanya. Ia mengajak semua pihak terus bersinergi mendukung program pemerintah.
Dengan demikian, panen perdana jagung di Desa Mentawak memotivasi petani dan pemerintah daerah. Tujuannya, mewujudkan swasembada pangan sekaligus memperkuat ekonomi desa di Provinsi Jambi.(AN)









