JAKARTA,JS— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 2 hingga 3 Januari 2026. Dalam dua hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. BMKG menetapkan status peringatan Waspada dan Siaga untuk beberapa daerah. Meski begitu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, meskipun tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori Awas.
Status Siaga: Hujan Lebat dan Sangat Lebat
BMKG mengidentifikasi sejumlah provinsi dengan status Siaga. Wilayah-wilayah ini diperkirakan akan menghadapi hujan lebat hingga sangat lebat dalam dua hari ke depan. Beberapa provinsi yang masuk dalam kategori Siaga antara lain:
-
Aceh
-
Kepulauan Bangka Belitung
-
Bengkulu
-
Banten
-
DKI Jakarta
-
Jawa Barat
-
Jawa Tengah
-
Jawa Timur
-
Seluruh Provinsi Kalimantan (Barat, Tengah, Timur, Utara, Selatan)
Wilayah-wilayah ini berisiko mengalami curah hujan tinggi, yang bisa berujung pada potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Status Waspada: Hujan Sedang hingga Lebat
Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan untuk wilayah yang berstatus Waspada. Daerah-daerah ini diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat. Berikut ini daftar provinsi yang termasuk dalam kategori Waspada:
-
Sumatera Utara (Sumut)
-
Sumatera Barat (Sumbar)
-
Riau
-
Kepulauan Riau
-
Jambi
-
Sumatera Selatan (Sumsel)
-
Lampung
-
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
-
Bali
-
Nusa Tenggara Barat (NTB)
-
Nusa Tenggara Timur (NTT)
-
Sulawesi Utara
-
Sulawesi Tengah
-
Sulawesi Barat
-
Sulawesi Selatan
-
Sulawesi Tenggara
-
Maluku Utara
-
Maluku
-
Seluruh Wilayah Papua
Wilayah-wilayah ini perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas yang bisa menimbulkan gangguan bagi aktivitas masyarakat.
Peringatan Potensi Angin Kencang
Selain peringatan cuaca terkait hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di wilayah Jawa Barat dan Banten. Angin kencang ini bisa berbahaya, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana seperti pohon tumbang atau kerusakan infrastruktur.
Langkah Antisipasi dan Waspada Terhadap Bencana Hidrometeorologi
BMKG menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat meskipun tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas. Masyarakat yang tinggal di daerah dengan status Siaga dan Waspada harus memperhatikan informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan pihak berwenang. Ini untuk mengurangi risiko dampak bencana seperti banjir dan longsor, yang sering terjadi akibat curah hujan yang tinggi.
Penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode ini, serta menjaga lingkungan agar tidak memperburuk dampak dari cuaca ekstrem.(AN)









