SAROLANGUN,JS – Pemkab Sarolangun, melalui Sekretaris Daerah Ir Muhammad Arief, menegaskan bahwa pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS kini lebih menekankan pada kinerja dan disiplin kerja, bukan hanya kehadiran.
Arief menyampaikan hal ini usai melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa OPD setelah libur Natal dan Tahun Baru. Tujuan kebijakan ini adalah meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Sarolangun.
Arief menjelaskan faktor utama penentu TPP adalah kinerja pegawai. Pegawai yang melanggar aturan, seperti terlambat akan dikenakan sanksi pemotongan TPP.
Pemkab juga mencatat, penerimaan TPP akan berbeda untuk setiap pegawai, tergantung izin, keterlambatan, atau ketidakhadiran. Arief berharap, setelah pegawai memahami konsekuensi sanksi, kepatuhan akan meningkat, dan kualitas pelayanan publik akan lebih baik.(AN)









