Pemkab Tebo Rencanakan Penggabungan OPD, 1 Maret 2026

Penataan Kelembagaan Untuk Efisiensi dan Efektivitas Pemerintahan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor Buppati Tebo

Foto : Kantor Buppati Tebo

TEBO,JS– Pemkab Tebo Rencanakan Penggabungan OPD, 1 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi, akan mulai menggabungkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 1 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk menata kelembagaan pemerintahan daerah agar lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Sindi, menjelaskan bahwa kebijakan ini mencakup penggabungan beberapa dinas utama. Salah satunya, Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan (Bunakan) akan bergabung dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP). Kedua dinas tersebut akan membentuk Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan.

Baca Juga :  2025, Narkotika Jadi Kasus Terbanyak di Kejari Tebo

Selain itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) digabungkan dengan Dinas PUPR. Pemkab Tebo juga akan memindahkan urusan penerangan jalan ke Dinas Perhubungan.

Dengan penggabungan ini, Pemkab Tebo berharap dapat meningkatkan koordinasi antar lembaga dan memaksimalkan efektivitas kerja.

Baca Juga :  Polres Tebo Rilis pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025

Di sisi lain, Pemkab Tebo juga akan merombak struktur di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda). Bagian Perlengkapan akan digabungkan dengan Bagian Umum, sedangkan Bagian Sumber Daya Alam akan dialihkan ke Bagian Perekonomian. Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan struktur dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Saat ini, Sindi menegaskan bahwa Pemkab Tebo telah mulai mempersiapkan berbagai hal terkait penggabungan OPD. Proses ini mencakup penataan aset, pengelolaan personel, dan administrasi pendukung lainnya. “Kami sudah menata aset dan berbagai hal teknis lainnya. Semua persiapan ini sudah berjalan dan terus berlangsung hingga pelaksanaan pada 1 Maret 2026,” ujar Sindi.

Dengan demikian, Pemkab Tebo berharap layanan kepada masyarakat dapat meningkat dan pemanfaatan sumber daya menjadi lebih maksimal.(AN)

Berita Terkait

PHK PPPK Mengancam! 1,3 Juta Pegawai Terancam Kehilangan Pekerjaan, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul
Bolehkah Motor Listrik Masuk Jalan Raya? Ini Faktanya di Tengah Padatnya Truk Batu Bara di Jambi!
Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis
Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan
Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot
Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik
Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:52 WIB

PHK PPPK Mengancam! 1,3 Juta Pegawai Terancam Kehilangan Pekerjaan, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul

Sabtu, 4 April 2026 - 09:00 WIB

Bolehkah Motor Listrik Masuk Jalan Raya? Ini Faktanya di Tengah Padatnya Truk Batu Bara di Jambi!

Kamis, 2 April 2026 - 20:00 WIB

Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot

Berita Terbaru