Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, langsung menunjukkan sikap tegas dalam mendukung transparansi keuangan daerah saat mengikuti entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, Kamis (2/4/2026).

Ia bergabung bersama jajaran pemerintah daerah lainnya dalam kegiatan yang Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V selenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Seluruh kepala daerah wilayah V yang mencakup Pulau Jawa dan Sumatera ikut ambil bagian dalam agenda penting ini.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh tidak main-main dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

 

Entry Meeting Jadi Gerbang Awal Audit Keuangan Daerah

Entry meeting menjadi tahap krusial dalam proses audit LKPD. Dalam forum ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai membangun komunikasi awal dengan pemerintah daerah sekaligus menyusun strategi pemeriksaan yang akan berjalan dalam beberapa waktu ke depan.

Melalui kegiatan ini, BPK memastikan seluruh proses audit berjalan sistematis, terukur, dan sesuai standar pemeriksaan keuangan negara.

Selain itu, entry meeting juga membuka ruang koordinasi agar pemerintah daerah memahami alur pemeriksaan serta menyiapkan dokumen secara optimal.

Azhar Hamzah: Pemkot Siap Transparan dan Kooperatif

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Azhar Hamzah langsung menyampaikan komitmen kuat di hadapan tim BPK Perwakilan Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan bersikap terbuka tanpa batas dalam mendukung kelancaran proses audit.

Baca Juga :  Pulau Sangkar–Kebun Baru: Warga Desak Perbaikan Jalan

“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Kami ingin memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar, berkualitas, dan selesai tepat waktu,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak bersikap defensif. Sebaliknya, ia meminta semua pihak aktif membantu tim auditor dengan menyediakan data yang akurat dan cepat.

Strategi Pemkot Sungai Penuh Hadapi Audit LKPD 2025

Dalam menghadapi audit BPK, Azhar Hamzah tidak hanya mengandalkan komitmen verbal. Ia juga menyiapkan langkah konkret yang langsung menyasar kinerja birokrasi.

Pertama, ia menginstruksikan setiap OPD untuk mempercepat penyusunan dan validasi dokumen keuangan.

Kedua, ia memperkuat koordinasi internal agar tidak terjadi keterlambatan penyediaan data saat auditor membutuhkan informasi.

Ketiga, ia mendorong peningkatan kualitas laporan keuangan agar sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

Dengan strategi tersebut, Pemkot Sungai Penuh ingin meraih hasil audit terbaik sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Kenapa Audit BPK Sangat Penting untuk Daerah?

Audit BPK tidak hanya sekadar pemeriksaan rutin. Audit ini menentukan kualitas tata kelola keuangan suatu daerah.

Jika pemerintah daerah berhasil menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel, maka BPK akan memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini ini memiliki dampak besar, antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan investor
  • Memperkuat kredibilitas pemerintah daerah
  • Membuka peluang anggaran lebih besar dari pusat
  • Mendorong efisiensi penggunaan anggaran
Baca Juga :  Heboh! Pemprov Jambi Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Jemaah Haji, DPR RI Beri Apresiasi Tinggi

Sebaliknya, jika audit menemukan banyak masalah, maka citra pemerintah daerah bisa menurun drastis.

Dorongan Reformasi Birokrasi Semakin Kuat

Momentum audit LKPD 2025 juga mendorong reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Azhar Hamzah ingin menjadikan proses audit sebagai alat evaluasi, bukan sekadar kewajiban administratif.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan dari hulu hingga hilir.

Dengan cara ini, pemerintah daerah tidak hanya mengejar opini WTP, tetapi juga menciptakan tata kelola yang benar-benar bersih dan profesional.

Optimisme Raih Hasil Audit Maksimal

Dengan kesiapan yang matang, Pemkot Sungai Penuh optimistis dapat melalui proses audit dengan hasil maksimal.

Azhar Hamzah menegaskan bahwa keberhasilan audit bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi seluruh aparatur pemerintahan.

Ia meminta semua pihak bekerja cepat, tepat, dan transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Kesimpulan

Entry meeting pemeriksaan LKPD 2025 menjadi langkah awal penting bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menghadapi audit BPK.

Azhar Hamzah menunjukkan kepemimpinan yang tegas dengan mendorong transparansi, keterbukaan, dan kesiapan penuh dari seluruh jajaran.

Dengan strategi yang jelas dan komitmen kuat, Pemkot Sungai Penuh berpeluang besar meraih hasil audit terbaik sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.(TIM)

Berita Terkait

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan

Berita Terbaru