Panen Raya Jagung, Merangin Perkuat Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 100?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 100?

MERANGIN,JS– Wakil Bupati Merangin A. Khafidh bersama Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2026 di Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, Kamis (8/1).

Sinkronisasi Program Ketahanan Pangan Nasional

Baca Juga :  DPPKB Merangin Tekankan Disiplin Kerja PPPK Paruh Waktu

Menjelang pelaksanaan panen, seluruh peserta mengikuti zoom meeting bersama Mabes Polri. Melalui forum tersebut, peserta menyelaraskan program ketahanan pangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Pada kegiatan yang sama, perwakilan Kodim 0420/Sarko, Asisten I Setda Merangin Sukoso, jajaran kepala OPD, Camat Batang Masumai, serta kepala desa setempat turut hadir.

Produktivitas Jagung Capai 4 Ton per Hektar

Baca Juga :  Jalan di Belakang Rumah Dinas Bupati Merangin Rusak

Pada kesempatan itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani dan pemerintah desa. Ia menilai petani mampu mengelola lahan jagung secara optimal hingga mencapai produktivitas 4 ton per hektar.

“Panen raya ini menunjukkan kerja keras petani dan dukungan semua pihak. Dengan capaian tersebut, kami berharap petani dapat mempertahankan bahkan meningkatkan hasil panen ke depan,” ujar Kapolres.

Implementasi Program “Satu Desa Satu Hektar”

Selanjutnya, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menegaskan bahwa BUMDes Rantau Alai menjalankan program pemanfaatan lahan “Satu Desa Satu Hektar” sesuai arahan Polri.

Menurutnya, hasil panen berkisar antara 4 hingga 5 ton per hektar. Capaian ini, kata dia, memperkuat langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani

Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan produksi, pemerintah daerah juga menyiapkan skema pemasaran hasil panen. Wabup menyatakan Bulog siap membeli jagung petani dengan harga yang kompetitif.

Dengan harga Rp6.500 per kilogram, pemerintah berharap petani memperoleh kepastian pasar dan peningkatan kesejahteraan, sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Merangin.(AN)

Berita Terkait

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Berita Terbaru