MERANGIN,JS– Wakil Bupati Merangin A. Khafidh bersama Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2026 di Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, Kamis (8/1).
Sinkronisasi Program Ketahanan Pangan Nasional
Menjelang pelaksanaan panen, seluruh peserta mengikuti zoom meeting bersama Mabes Polri. Melalui forum tersebut, peserta menyelaraskan program ketahanan pangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Pada kegiatan yang sama, perwakilan Kodim 0420/Sarko, Asisten I Setda Merangin Sukoso, jajaran kepala OPD, Camat Batang Masumai, serta kepala desa setempat turut hadir.
Produktivitas Jagung Capai 4 Ton per Hektar
Pada kesempatan itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani dan pemerintah desa. Ia menilai petani mampu mengelola lahan jagung secara optimal hingga mencapai produktivitas 4 ton per hektar.
“Panen raya ini menunjukkan kerja keras petani dan dukungan semua pihak. Dengan capaian tersebut, kami berharap petani dapat mempertahankan bahkan meningkatkan hasil panen ke depan,” ujar Kapolres.
Implementasi Program “Satu Desa Satu Hektar”
Selanjutnya, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menegaskan bahwa BUMDes Rantau Alai menjalankan program pemanfaatan lahan “Satu Desa Satu Hektar” sesuai arahan Polri.
Menurutnya, hasil panen berkisar antara 4 hingga 5 ton per hektar. Capaian ini, kata dia, memperkuat langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani
Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan produksi, pemerintah daerah juga menyiapkan skema pemasaran hasil panen. Wabup menyatakan Bulog siap membeli jagung petani dengan harga yang kompetitif.
Dengan harga Rp6.500 per kilogram, pemerintah berharap petani memperoleh kepastian pasar dan peningkatan kesejahteraan, sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Merangin.(AN)









