Sempat Terendam Banjir, Petani Aur Gading Bungo Gagal Panen

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lahan sawah dibeberapa wilayah Sungai Penuh

Kondisi lahan sawah dibeberapa wilayah Sungai Penuh

BUNGO,JS – Sempat Terendam Banjir, Petani Aur Gading Bungo Gagal Panen

Banjir besar melanda Dusun Aur Gading, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, pada 31 Desember 2025. Akibatnya, petani setempat kehilangan harapan karena luapan Sungai Jujuhan merendam belasan hektare sawah dan menghancurkan tanaman padi.

Air yang menutupi lahan selama beberapa hari membuat padi yang baru memasuki masa pertumbuhan membusuk dan mati. Seiring dengan itu, para petani tidak hanya kehilangan hasil panen. Mereka juga kehilangan sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Baca Juga :  Banjir Terjang Permukiman Limbur Lubuk Mengkuang Bungo

“Sawah kami terendam banjir. Padi membusuk dan tidak ada harapan untuk hidup kembali. Untuk menggarap lahan lagi saja kami sudah tidak sanggup, apalagi membeli bibit,” ungkap H. Manan, Ketua Kelompok Tani Dusun Aur Gading.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Hibahkan Tanah untuk Gudang Bulog

H. Manan menyebutkan bahwa sedikitnya belasan hektare sawah terdampak banjir di penghujung tahun lalu. Oleh karena itu, petani menanggung kerugian besar karena mereka sudah mengeluarkan sebagian besar modal sejak awal musim tanam.

Kini, para petani berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mendata kerugian mereka. Mereka juga meminta bantuan dan solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang. Menurut H. Manan, pemerintah harus mendukung petani agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Dengan demikian, para petani hanya ingin kembali menanam. Mereka ingin bertahan hidup dari sawah mereka sendiri, meski kondisi saat ini terasa sangat berat.(AN)

Berita Terkait

Jelang Ramadhan, Pemkot Sungai Penuh Gencarkan Pangan Murah
Kabar Baik Calon Haji Kerinci: Kuota Bertambah dan Masa Tunggu Lebih Cepat
Wagub Abdullah Sani Tekankan Peran Konselor Adaptif di BK Festival UNJA
2.700 Pelajar SMP Kerinci Dapat Beasiswa PIP 2025
Besok! Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di 5 Kecamatan, Cek Lokasinya
Pemkot Sungai Penuh Gelar Konsultasi Penyusunan RDTR 2026
Ramadan Mendekat, Pemkab Tanjab Barat Jaga Stok dan Harga
Jelang Ramadhan, Sarolangun Perketat Pengawasan Penyakit Hewan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:30 WIB

Jelang Ramadhan, Pemkot Sungai Penuh Gencarkan Pangan Murah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Kabar Baik Calon Haji Kerinci: Kuota Bertambah dan Masa Tunggu Lebih Cepat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:30 WIB

2.700 Pelajar SMP Kerinci Dapat Beasiswa PIP 2025

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00 WIB

Besok! Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di 5 Kecamatan, Cek Lokasinya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Konsultasi Penyusunan RDTR 2026

Berita Terbaru

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Teknologi

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

Nasional

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:30 WIB