Alfin Dorong Kreativitas Anak Muda Sungai Penuh, Fashion Show Sampah Daur Ulang Jadi Sorotan

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, menghadiri penutupan event tahunan Kreativitas Anak Bangsa

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, menghadiri penutupan event tahunan Kreativitas Anak Bangsa

SUNGAIPENUH,JS– Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mendorong generasi muda untuk mengembangkan bakat, melestarikan budaya daerah, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pesan tersebut ia sampaikan saat menutup event tahunan Kreativitas Anak Bangsa: Lestarikan Seni dan Budaya Daerah di Lantai 2 Kincai Plaza, Kota Sungai Penuh, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan ini menghadirkan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui seni, kreativitas, dan berbagai perlombaan. Selain memperkenalkan kekayaan budaya lokal, acara tersebut juga mengajak peserta untuk mengembangkan ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, turut mendampingi wali kota dalam kegiatan tersebut. Sejumlah asisten, staf ahli, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Sungai Penuh juga hadir untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Fokus Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Lomba Seni hingga Fashion Show Daur Ulang

Panitia menghadirkan beragam perlombaan yang melibatkan anak-anak dan remaja dari berbagai kalangan. Beberapa kegiatan utama meliputi lomba menyanyikan lagu daerah, lomba mewarnai, serta fashion show dengan bahan sampah daur ulang.

Setiap perlombaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kreativitas mereka. Lomba lagu daerah, misalnya, membantu memperkenalkan kekayaan musik tradisional kepada generasi muda. Sementara itu, lomba mewarnai mendorong anak-anak untuk menuangkan imajinasi melalui karya visual.

Di sisi lain, fashion show berbahan sampah daur ulang menghadirkan pesan yang tidak kalah penting. Para peserta dapat mengolah bahan bekas menjadi kreasi busana yang menarik sekaligus mengenalkan prinsip pemanfaatan kembali sampah.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Dengan ide dan pengolahan yang tepat, barang bekas dapat memiliki nilai estetika sekaligus mengurangi limbah.

Antusiasme peserta dan orang tua turut menambah semarak kegiatan. Pengunjung memenuhi area acara untuk menyaksikan penampilan para peserta dan memberikan dukungan selama perlombaan berlangsung.

Alfin Apresiasi Kreativitas Generasi Muda

Dalam sambutannya, Alfin menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara. Ia menilai kegiatan semacam ini dapat membantu anak-anak dan remaja mengenali potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan sejak dini.

Menurut Alfin, generasi muda membutuhkan ruang yang memadai untuk mengekspresikan gagasan dan mengembangkan bakat. Karena itu, kegiatan seni dan budaya dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong mereka agar lebih berani tampil dan menghasilkan karya.

Baca Juga :  Kontrak PPPK Tahap Satu Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM

Alfin juga menegaskan dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap kegiatan positif yang mendorong kreativitas dan inovasi. Ia menyoroti potensi sumber daya manusia di daerah, termasuk generasi muda yang menempuh pendidikan tinggi di bidang seni.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung kegiatan yang memberi ruang bagi anak-anak muda untuk berkarya. Kita memiliki banyak generasi muda lulusan perguruan tinggi seni. Pemanfaatan sampah daur ulang juga mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Alfin.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak. Melalui kegiatan yang terarah, generasi muda dapat memperoleh pengalaman sekaligus mengenal berbagai peluang untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Selain memberikan apresiasi kepada panitia, Alfin menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa hasil perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Keberanian untuk mencoba, kemauan belajar, dan pengalaman selama mengikuti kegiatan juga memiliki nilai penting.

“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan berproses. Dari sanalah pengalaman dan kepercayaan diri tumbuh,” tambahnya.

Pesan tersebut mengajak peserta untuk melihat perlombaan sebagai bagian dari proses belajar. Anak-anak yang belum meraih juara tetap dapat memperoleh pengalaman berharga, sedangkan peserta yang menang dapat menjadikan pencapaian itu sebagai motivasi untuk terus berkembang.

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan kreativitas tidak hanya berorientasi pada pemberian hadiah. Ajang ini juga dapat membantu peserta membangun sikap sportif, menghargai kemampuan orang lain, dan berani menghadapi tantangan.

Penyerahan Hadiah Warnai Penutupan Acara

Menjelang akhir kegiatan, Alfin bersama Ny. Sri Kartini Alfin menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian penutupan acara.

Para peserta dan keluarga menyambut momen tersebut dengan antusias. Penghargaan yang mereka terima menjadi bentuk apresiasi atas usaha, keberanian, dan kreativitas selama mengikuti perlombaan.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kreativitas dan edukasi lingkungan. Lagu daerah memperkenalkan warisan seni lokal, sedangkan fashion show daur ulang mengajak generasi muda memandang sampah sebagai bahan yang masih memiliki potensi pemanfaatan.

Dorong Pelestarian Budaya secara Berkelanjutan

Penyelenggaraan Kreativitas Anak Bangsa: Lestarikan Seni dan Budaya Daerah memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk belajar melalui pengalaman langsung. Mereka tidak hanya menunjukkan bakat, tetapi juga mengenal nilai budaya, membangun rasa percaya diri, dan memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Ke depan, kegiatan serupa dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam pelestarian seni dan budaya Sungai Penuh. Dukungan berbagai pihak juga penting agar kreativitas anak-anak terus berkembang dan memperoleh ruang yang sesuai.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda. Harapannya, anak-anak dan remaja tidak hanya menjadi penikmat budaya, tetapi juga tumbuh sebagai pelaku yang mampu menjaga, memperkenalkan, dan mengembangkan kekayaan seni daerah.(AN)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru