JAMBI,JS– Pemerintah Provinsi Jambi memastikan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Jambi berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 melalui tujuh kelompok terbang (kloter). Setiap kloter membawa 445 jamaah.
Setiap Kloter Angkut 445 Jamaah
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyebut sekitar 30 persen jamaah di setiap kloter masuk kategori lanjut usia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan seluruh calon jamaah sebelum keberangkatan.
Jamaah Lansia Capai 30 Persen
Selain itu, Wahyudi mengimbau jamaah yang telah masuk kuota agar menjaga kondisi kesehatan sejak dini. Pemerintah Arab Saudi menetapkan pemeriksaan kesehatan sebagai syarat utama keberangkatan ibadah haji.
Pelunasan Bipih Lampaui Kuota
Di sisi lain, data pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026 menunjukkan angka tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 3.527 CJH asal Jambi telah menyelesaikan pelunasan.
Rincian Pelunasan Tahap Pertama dan Kedua
Rincian data menunjukkan 2.484 jamaah melunasi Bipih pada tahap pertama. Selanjutnya, 428 jamaah menyelesaikan pelunasan pada tahap kedua. Jumlah tersebut bertambah dengan 615 jamaah cadangan.
Tahap Kedua Sasar Jamaah Terkendala Sistem
Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan bahwa pelunasan tahap kedua berlangsung pada 2 hingga 9 Januari 2026. Tahap ini menyasar jamaah yang belum melunasi pada tahap pertama akibat kendala sistem, penggabungan mahram, kebutuhan pendampingan jamaah lanjut usia, serta status jamaah cadangan.
Biaya Haji 2026 Lebih Rendah
Sebagai informasi, CJH asal Provinsi Jambi wajib melunasi Bipih tahun 2026 sebesar Rp26.451.000. Nominal tersebut lebih rendah sekitar Rp1 juta dibandingkan biaya haji tahun 2025 yang mencapai Rp27.541.000.(AN)









