Aktivitas Gempa Gunung Kerinci Meningkat, Warga Jauhi Radius Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gunung Kerinci

Foto : Gunung Kerinci

KERINCI,JS– Badan Geologi mencatat peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Api Kerinci sejak 19 Januari 2026. Kondisi ini mendorong pemerintah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk menjauhi kawasan kawah puncak demi keselamatan.

Gempa Vulkanik Dangkal Mendominasi Aktivitas

Baca Juga :  Pendakian Gunung Kerinci Masih Ditutup, Ini Penyebabnya

Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan didominasi gempa vulkanik dangkal dan gempa vulkanik dalam. Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 10.25 WIB, alat pemantau mencatat puluhan kejadian gempa.

“Hingga pukul 10.25 WIB, alat pemantau merekam 46 kejadian Gempa Vulkanik Dangkal dan empat kali Gempa Vulkanik Dalam,” ujar Lana dalam keterangan resmi dari Bandung, Jawa Barat.

Badan Geologi Mencatat Beragam Jenis Gempa

Baca Juga :  Petani Kerinci Tebang Casiavera, Pilih Tanam Kopi

Selain gempa vulkanik, Badan Geologi mencatat berbagai jenis gempa lain dalam periode pengamatan yang sama. Data menunjukkan empat kali gempa hembusan, 12 kali gempa frekuensi rendah, serta 14 kali gempa hybrid.

RSAM Menunjukkan Kenaikan Energi Kegempaan

Lana menjelaskan bahwa grafik Real Time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) menunjukkan pola fluktuatif dengan kecenderungan meningkat pada akhir periode pengamatan. Pola ini menandakan pergerakan fluida dominan gas dari kedalaman menuju permukaan.

“Grafik ini menunjukkan migrasi fluida ke arah permukaan. Karena itu, kami terus meningkatkan intensitas pengamatan,” jelasnya.

Gunung Api Kerinci berada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, serta Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Gunung tertinggi di Sumatera ini memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut. Puncaknya berada pada koordinat -1.697° Lintang Selatan dan 101.264° Bujur Timur.

Status Gunung Kerinci Masih Level Waspada

Saat ini, Gunung Kerinci berada pada Level II (Waspada). Badan Geologi menetapkan larangan aktivitas masyarakat di sekitar kawah puncak.

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati serta tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah puncak Gunung Kerinci,” tegas Lana.

Gas Vulkanik dan Lontaran Batuan Jadi Ancaman

Baca Juga :  Perambahan Hutan Menggila, Kerinci Diambang Bencana

Badan Geologi mengingatkan potensi bahaya yang dapat muncul sewaktu-waktu. Ancaman utama meliputi gas vulkanik berkonsentrasi tinggi serta lontaran batuan pijar apabila erupsi terjadi.

Badan Geologi Minta Warga Ikuti Informasi Resmi

Seiring peningkatan aktivitas kegempaan, Badan Geologi meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Kami meminta masyarakat tidak terpancing informasi yang tidak benar dan selalu mengikuti arahan instansi berwenang,” pungkas Lana.(AN)

Berita Terkait

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan
Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot
Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik
Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:26 WIB

Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair

Berita Terbaru

Bupati Merangin, M Syukur saat memimpin Entry Meeting Pemkab Merangin bersama BPK

Daerah

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:00 WIB