JAKARTA,JS- Badan Gizi Nasional (BGN) akan membuka pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 3 dan 4 pada 2026. Meskipun BGN belum mengumumkan jadwal pendaftaran resmi, calon pendaftar sebaiknya terus memantau informasi terbaru.
Total Kebutuhan PPPK BGN 2026 Mencapai 99.000 Orang
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut total kebutuhan PPPK BGN tahun 2026 mencapai 99.000 orang. Pada Tahap 1, BGN telah menetapkan 2.080 ASN mulai 1 Juli 2025. Tahap 2 dengan jumlah 32.000 orang dijadwalkan diangkat per 1 Februari 2026.
Untuk Tahap 3 dan 4, BGN merencanakan masing-masing 32.460 formasi. Dengan demikian, total formasi Tahap 3-4 dapat mencapai 64.920 orang. Hingga kini, BGN belum merinci pembagian formasi khusus dan umum. Namun, pihak BGN memastikan penambahan kebutuhan tenaga di kantor pusat maupun daerah.
Saat ini, kantor pusat BGN menampung 615 pegawai, sementara Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di daerah baru memiliki 40 pegawai. BGN berencana menambah 338 KPPG sehingga total menjadi 358 kantor pelayanan di seluruh Indonesia.
Dukungan Tenaga dan Relawan BGN
Selain pegawai, BGN memiliki sumber daya manusia di SPPG sebanyak 73.207 orang. Relawan yang tergabung mencapai 825.936 orang, mencakup kepala juru masak, juru masak, pemorsian, persiapan, pencuci ompreng, pengemudi, kepala lapangan, petugas keamanan, dan kebersihan. Dengan tambahan ini, BGN berharap pelayanan gizi di seluruh Indonesia dapat berjalan lebih optimal.(TIM)









