KERINCI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan langkah nyata dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Pada tahun anggaran 2026, fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan di Kabupaten Kerinci, yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat, terutama para petani.
Program ini bukan sekadar proyek rutin, tetapi bagian dari strategi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur jalan yang baik diyakini mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Perbaikan Jalan Jadi Prioritas Strategis 2026
Pemprov Jambi menempatkan perbaikan jalan di Kerinci sebagai prioritas karena wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian unggulan di Provinsi Jambi.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui menjadi hambatan serius. Akibatnya, petani mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen ke pasar. Bahkan, dalam beberapa kasus, biaya distribusi membengkak hingga mengurangi keuntungan mereka secara signifikan.
Kini, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), pemerintah memastikan proyek ini akan berjalan dengan perencanaan matang dan eksekusi cepat.
Plt. Kepala UPTD Workshop dan Peralatan PUTR, Muhammad Naufal Afandi, menegaskan bahwa tahap persiapan sudah mendekati final.
Ia menjelaskan bahwa mobilisasi alat berat, pengadaan material, hingga kesiapan teknis sudah berada di tahap akhir. Dengan demikian, pekerjaan fisik akan segera dimulai sesuai jadwal.
Selain itu, tim teknis telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei menyeluruh. Mereka mengidentifikasi titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah dan membutuhkan penanganan prioritas.
Langkah ini penting agar pengerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran.
Jadwal Pengerjaan
Agar proyek berjalan efektif, pemerintah telah menyusun timeline kerja secara sistematis, khususnya untuk wilayah Desa Ranah Pemetik.
Berikut tahapan yang akan dilakukan:
- Minggu pertama April 2026: Finalisasi administrasi dan Kerangka Acuan Kerja (KAK)
- Minggu kedua: Pemeriksaan kesiapan armada dan alat berat
- Minggu ketiga: Mobilisasi alat berat ke lokasi proyek
- Minggu keempat: Penggelaran material dan perataan jalan
Dengan jadwal yang terstruktur, pemerintah optimistis proyek dapat selesai tepat waktu tanpa kendala berarti.
Dampak Besar: Distribusi Lancar, Ekonomi Meningkat
Perbaikan jalan ini diprediksi membawa dampak signifikan bagi masyarakat Kerinci. Akses yang lebih baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian seperti sayur, kopi, dan komoditas unggulan lainnya.
Selain itu, biaya transportasi akan turun, sehingga harga jual produk bisa lebih kompetitif di pasar. Dampaknya, pendapatan petani berpotensi meningkat.
Lebih jauh lagi, kelancaran akses jalan juga membuka peluang investasi baru di sektor pertanian dan pariwisata. Hal ini tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dukungan Masyarakat Jadi Kunci Sukses
Pemerintah Provinsi Jambi juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung jalannya proyek ini. Partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan.
Misalnya, masyarakat diharapkan menjaga keamanan alat berat, tidak mengganggu proses pekerjaan, serta mendukung kelancaran distribusi material.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara.
Komitmen Pemerintah Hadir hingga Pelosok
Program perbaikan jalan di Kerinci menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan di perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil.
Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan yang merata dan berkeadilan. Infrastruktur yang baik akan menjadi fondasi utama bagi kemajuan daerah, terutama dalam meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Jika proyek ini berjalan sukses, bukan tidak mungkin Kerinci akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi.(*)









