Viral, Warga Tandu Jenazah Lalui Jalan Rusak Renah Pemetik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah warga menandu jenazah lewati jalan renah pemetik, kini video tersebut viral di medsos

Tampak sejumlah warga menandu jenazah lewati jalan renah pemetik, kini video tersebut viral di medsos

KERINCI,JS- Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan warga Desa Sungai Tabun, Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, harus menandu jenazah sejauh hampir 10 kilometer karena kondisi jalan yang rusak parah. Akibatnya, proses evakuasi menjadi sangat sulit.

Jenazah tersebut awalnya akan dibawa ke kampung asal almarhum di Semurup, Kecamatan Air Hangat. Namun, hujan beberapa hari terakhir membuat jalan berlumpur dan licin, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak bisa melintas.

Baca Juga :  Akuisisi Menggila, Investor Bersiap Hadapi Arah Baru Emiten

Dalam rekaman video, puluhan warga bergiliran memikul jenazah menggunakan tandu darurat. Mereka berjalan melewati kubangan lumpur dan medan menanjak.

Chairul, salah seorang warga, mengatakan evakuasi harus dilakukan dengan berjalan kaki karena jalan sangat buruk. “Almarhum meninggal tadi malam. Jalan rusak dan berlumpur membuat mobil tidak bisa masuk,” ujarnya, Rabu (10/12).

Akibat situasi itu, warga menandu jenazah sejauh sekitar 10 kilometer menuju kawasan Sungai Tembang, tempat ambulans menunggu. Perjalanan penuh kesulitan, beberapa kali penandu hampir terjatuh karena medan licin.

Baca Juga :  Puluhan Pejabat Kerinci Dilantik, Berikut Namanya

Menurut Chairul, kondisi seperti ini sudah menjadi masalah lama bagi warga Renah Pemetik. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera memperbaiki akses jalan. “Kami sangat berharap pemerintah melihat langsung penderitaan kami. Jalan yang layak akan sangat membantu masyarakat di sini,” ungkap Chairul.(AN)

Berita Terkait

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga
Pelayanan RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Bupati Dillah Turun Langsung ke UGD dan Apotek
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02 WIB

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:35 WIB

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat

Berita Terbaru

Kode redeem Free fire terbaru hari ini

Dunia Game

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini Masih Aktif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:01 WIB