Antam Lebih Mahal, UBS Lebih Murah—Mana yang Lebih Untung?

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Emas UBS vs logam mulia Antam.(Sumber/Google)

Emas UBS vs logam mulia Antam.(Sumber/Google)

BISNIS,JS– Di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga emas dunia, emas batangan tetap menjadi primadona investasi sebagai aset lindung nilai. Di Indonesia, dua merek yang paling sering menjadi incaran investor adalah emas Logam Mulia produksi Antam dan emas UBS.

Keduanya sama-sama menggunakan emas murni 24 karat dengan kadar 99,99 persen.

Reputasi Produsen Jadi Pertimbangan Awal

Pertama-tama, reputasi produsen menjadi faktor krusial dalam memilih emas batangan.

Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan tambang milik negara yang berada di bawah holding BUMN pertambangan MIND ID. Selama puluhan tahun, Antam membangun reputasi kuat sebagai produsen logam mulia terpercaya, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

Baca Juga :  Ramadan–Lebaran, Harga Emas Antam Berpotensi Naik

Sementara itu, emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta nasional yang telah lama berkecimpung di industri emas dan perhiasan. Selain memproduksi emas batangan, UBS juga menjadi pemain besar di pasar perhiasan domestik.

Dengan demikian, dari sisi kredibilitas nasional, keduanya sama-sama kuat. Namun, Antam unggul dalam pengakuan global.

Sertifikasi Internasional Jadi Pembeda Utama

Selanjutnya, sertifikasi menjadi aspek penting dalam investasi emas.

Emas Antam telah mengantongi sertifikat dari London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi ini menandakan emas Antam diakui dan dapat diperdagangkan di pasar internasional.

Saat ini, Antam mengemas produknya dalam CertiCard, sertifikat yang menyatu dengan kemasan dan dilengkapi fitur keamanan modern seperti QR code. Sebaliknya, emas UBS menggunakan sertifikat resmi dari produsennya sendiri. Meski kadar kemurniannya setara, UBS masih berfokus pada pasar domestik dan belum memiliki sertifikasi LBMA.

Baca Juga :  Mulai Investasi Hanya Rp 50.000, Ini Cara Menabung Emas di Pegadaian

Oleh karena itu, untuk standar global dan likuiditas lintas negara, Antam berada satu langkah lebih maju.

Ragam Gramasi Menentukan Fleksibilitas Investasi

Dari sisi pilihan ukuran, kedua merek menawarkan gramasi yang relatif beragam.

Antam menyediakan emas batangan mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar, bahkan mencapai 1 kilogram. UBS juga menghadirkan berbagai gramasi, meskipun pilihan ukuran besarnya lebih terbatas.

Perbedaan ini memberi fleksibilitas bagi investor. Investor pemula cenderung memilih ukuran kecil untuk menyesuaikan modal, sementara investor berpengalaman biasanya membeli gramasi besar demi efisiensi harga per gram.

Desain Berbeda, Mutu Tetap Terjaga

Secara visual, emas Antam tampil dengan desain sederhana dan elegan. Logo Antam serta tulisan “LM” (Logam Mulia) terlihat jelas pada batang emas.

Di sisi lain, UBS hadir dengan kemasan bernuansa biru, dengan logo “UBS” tercetak langsung di permukaan emas. Dari segi dimensi, Antam umumnya lebih tebal dengan permukaan lebih kecil, sedangkan UBS cenderung lebih tipis namun melebar.

Meski berbeda tampilan, bobot dan kadar emas keduanya tetap sesuai standar gramasi.

Harga, Premium, dan Kemudahan Buyback

Dalam kondisi pasar yang sama, harga emas Antam biasanya berada sedikit di atas UBS. Selisih ini muncul akibat premium sertifikasi internasional serta tingginya permintaan pasar.

Namun, harga yang lebih tinggi sebanding dengan likuiditas. Emas Antam lebih mudah dijual kembali, baik di gerai resmi maupun toko emas besar di berbagai daerah.

Baca Juga :  Ingin Uang Berkembang? Simak Cara Menyusun Portofolio Investasi yang Tepat

Sebaliknya, emas UBS umumnya dibanderol lebih terjangkau. Faktor ini membuatnya menarik bagi investor pemula. Meski demikian, jaringan buyback UBS masih lebih terbatas dibandingkan Antam.

Mana yang Lebih Stabil Saat Harga Berfluktuasi?

Secara fundamental, harga emas Antam dan UBS sama-sama mengikuti pergerakan harga emas dunia. Ketika harga global naik, keduanya ikut menguat. Saat harga turun, keduanya juga terkoreksi.

Namun, jika menilai dari sisi stabilitas nilai dan kemudahan pencairan di tengah gejolak pasar, emas Antam cenderung lebih unggul berkat sertifikasi internasional, likuiditas tinggi, dan jaringan buyback yang luas.

Di sisi lain, emas UBS tetap menjadi pilihan rasional bagi investor yang mengincar harga beli lebih kompetitif, fokus pada investasi domestik, serta mengutamakan fleksibilitas pembelian dengan modal terbatas.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya
Pinjaman Modal Usaha Jaminan Sertifikat Rumah: Berapa Maksimal Dana yang Bisa Cair?
Asing Jual Saham BBCA Rp34 Triliun, Bagaimana Prospek Saham Bank BCA, BRI dan Mandiri?
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya

Berita Terbaru