BOGOR,JS– Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, bersama Wakil Bupati Katamso, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Acara ini memberi kesempatan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kerja sama dan menyelaraskan program pembangunan.
Tema Rakornas dan Arahan Presiden
Rakornas tahun ini mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak agar rakyat merasakan kesejahteraan secara nyata.
Presiden Prabowo menegaskan, pemimpin harus adil, jujur, dan berpihak pada rakyat. Ia menambahkan bahwa rakyat ingin hidup tenang dan harmonis, serta dipimpin oleh sosok yang mengutamakan kepentingan mereka.
Kehadiran Bupati Anwar Sadat dan Forkopimda Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat hadir bersama Dandim 0419/Tanjab, Kapolres, Kajari, Kepala Kesbangpol, dan jajaran Forkopimda Tanjabbar lainnya. Menurut Anwar Sadat, Rakornas menjadi momen strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menekankan, sinergi ini penting agar program pembangunan saling mendukung dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Prioritas Presiden dan Peran Aparat
Rakornas membahas berbagai program prioritas presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Selain itu, Rakornas menyoroti peran TNI, Polri, Kejaksaan, dan KPK dalam memastikan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Dengan koordinasi yang baik, pemerintah pusat dan daerah bisa langsung mewujudkan manfaat program bagi masyarakat.
Menguatkan Koordinasi Menuju Indonesia Emas 2045
Acara ini menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta seluruh Forkopimda dari berbagai daerah. Kehadiran para pemimpin daerah memperkuat kolaborasi dan sinkronisasi program pembangunan nasional untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.(*)









