Berkendara, Ternyata Ini Penyebab Boros Bahan Bakar pada Mobil

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyebab  Boros Bahan Bakar pada Mobil

Ilustrasi penyebab Boros Bahan Bakar pada Mobil

OTOMOTIF,JS- Berkendara, Ternyata Ini Penyebab Boros Bahan Bakar pada Mobil

Seringkali, pengemudi merasa konsumsi bahan bakar mobilnya meningkat, meskipun rute atau kondisi kendaraan tidak berubah. Ternyata, kebiasaan berkendara yang tidak disadari menjadi penyebab utama borosnya bahan bakar. Mari kita simak beberapa kebiasaan berkendara yang sering kali memperburuk efisiensi bahan bakar.

1. Akselerasi Mendadak dan Pengereman Keras

Salah satu kebiasaan yang paling umum dan berdampak besar adalah akselerasi mendadak dan pengereman keras. Kebiasaan ini sering kali dilakukan tanpa disadari, terutama saat pengemudi ingin cepat berpindah jalur atau menghindari kemacetan. Menurut Rony Rahman, pemilik Bengkel Berkah Motor di Cibubur, akselerasi dan pengereman yang kasar membuat mesin bekerja lebih keras. “Gas dan rem yang ditekan kasar bikin mesin kerja dua kali. Akibatnya, bensin cepat habis,” kata Rony.

Perubahan putaran mesin yang ekstrem akan memperburuk pembakaran bahan bakar. Mesin harus menyesuaikan diri dengan cepat, yang membuatnya lebih boros.

2. Kecepatan Tidak Stabil di Jalan Tol

Selain itu, kebiasaan menjaga kecepatan tinggi namun tidak stabil, terutama di jalan tol yang ramai, juga turut berpengaruh. Pengemudi sering kali merasa perlu untuk terus melaju cepat, tetapi kecepatan yang berubah-ubah justru membuat mesin bekerja lebih keras. Mesin harus melawan hambatan angin yang semakin besar dan terus beradaptasi dengan perubahan kecepatan.

Baca Juga :  Kendaraan Listrik Jadi Solusi Masa Depan atau Masalah Baru? Ini Fakta Lengkap yang Jarang Dibahas!

Irfan Reski, pemilik toko sparepart di Tapos, Depok, menjelaskan bahwa kebiasaan ini sangat boros. “Kecepatan tinggi tapi enggak konstan itu paling boros. Mesin capek, BBM cepat habis,” ungkapnya. Untuk menghemat bahan bakar, pengemudi perlu menjaga kecepatan agar tetap stabil.

3. Penggunaan Gigi yang Tidak Tepat pada Mobil Manual

Pada kendaraan manual, pengemudi sering kali mengabaikan pentingnya pemilihan gigi yang tepat. Mengemudi dengan gigi rendah pada RPM tinggi menyebabkan pembakaran bahan bakar menjadi tidak efisien. Banyak pengemudi yang telat pindah gigi, meskipun RPM sudah tinggi. Hal ini tentu saja memperburuk konsumsi bahan bakar.

Menurut Rony Rahman, kebiasaan ini sering ditemui pada pengemudi harian di jalan perkotaan. “Banyak yang telat pindah gigi, padahal RPM sudah tinggi. Itu jelas bikin bensin kebuang,” ujar Rony. Menggunakan gigi yang tepat sesuai dengan kecepatan akan membantu mesin bekerja lebih efisien.

Baca Juga :  Kemarau Panjang Lumpuhkan Pertanian Kerinci: Sawah Mengering, Petani Terancam Gagal Panen

4. Beban Berlebih di Kabin dan Bagasi

Selain gaya berkendara, beban berlebih di kabin atau bagasi juga memberi dampak besar pada konsumsi bahan bakar. Akibatnya, mobil membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menempuh jarak yang sama.

Pengemudi sering kali tidak sadar bahwa membawa barang-barang yang tidak perlu, seperti tas berisi barang-barang berat atau peralatan tambahan di bagasi, dapat memperburuk efisiensi bahan bakar. Sebaiknya, kurangi beban mobil untuk menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.

5. Solusi untuk Menghemat Bahan Bakar

Untuk menghemat bahan bakar, pengemudi perlu memperhatikan gaya berkendara mereka. Menghindari akselerasi mendadak dan pengereman keras, menjaga kecepatan tetap stabil, serta menggunakan gigi yang sesuai dengan kecepatan akan membantu mengurangi pemborosan bahan bakar.

Selain itu, penting untuk meminimalisir beban berlebih di kabin dan bagasi. Mengurangi barang bawaan yang tidak diperlukan bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan. Semua kebiasaan ini, meski terlihat sepele, dapat memberi dampak besar pada penghematan bahan bakar dan memperpanjang umur kendaraan Anda.(AN)

Berita Terkait

Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya
Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed
Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP
5 Kebiasaan Parkir yang Bisa Bikin Ban dan Suspensi Mobil Cepat Rusak, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele
Cyclone RT450 Resmi Meluncur, Skuter Touring 398cc Bawa Radar Blind Spot dan Tangki 18 Liter
Motor Listrik Subsidi Murah 2026, Ini 5 Pilihan Hemat untuk Harian dengan Baterai Praktis
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Senin, 28 September 2026 - 21:01 WIB

Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya

Senin, 28 September 2026 - 18:01 WIB

Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed

Minggu, 27 September 2026 - 22:01 WIB

Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP

Berita Terbaru