Brosur vs Realita: Ini Fakta Jarak Tempuh Mobil Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mobil Listrik

Ilustrasi Mobil Listrik

OTOMOTIF,JS- Angka di brosur terlihat fantastis, tapi kenyataannya mungkin berbeda. Bagaimana mobil listrik sebenarnya menempuh jarak sehari-hari? Simak fakta di balik angka 440 km dan 345 km.

CLTC: Jarak Tempuh Fantastis, Tapi Hanya di Brosur?

Brosur mobil listrik sering menampilkan angka yang bikin mata berbinar, seperti 440 km untuk baterai 50 kWh. Angka ini berasal dari China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), yang menilai mobil pada kondisi berkendara di kota dengan kecepatan rendah dan sering berhenti–jalan.

Baca Juga :  KIA Siapkan Mobil Baru Kia Carens, Tampilkan Juga Mobil Listrik

Mobil listrik memang lebih hemat energi saat pelan dan memanfaatkan pengereman regeneratif. Jadi, hasil uji CLTC terlihat maksimal.

Tapi, CLTC jarang memasukkan penggunaan AC ekstrem atau perjalanan di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Jadi, kalau sering jalan jauh atau jalan tol, jarak tempuh nyata bisa lebih rendah.

WLTP: Angka yang Lebih Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Di sisi lain, Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure (WLTP) menilai mobil dengan skenario lebih realistis, mulai dari jalan kota, pinggiran kota, hingga tol.

Baterai 50 kWh menurut WLTP menempuh sekitar 345 km, atau 95 km lebih rendah dari CLTC. Angka ini muncul karena WLTP memasukkan faktor beban kendaraan, hambatan angin, dan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Chery Tiggo 8 CSH: SUV Plug-in Hybrid dengan Performa Tangguh

Singkatnya, WLTP memberi panduan yang lebih aman untuk perjalanan sehari-hari, meski terlihat lebih “sedikit” di brosur.

Faktor Eksternal yang Bisa Menurunkan Jarak Tempuh

Selain standar pengujian, beberapa faktor mempengaruhi performa baterai:

  • AC menyala terus di cuaca panas
  • Muatan penuh penumpang atau barang
  • Tekanan ban kurang optimal

Baterai 50 kWh butuh manajemen energi lebih cermat dibanding baterai besar >70 kWh. Dengan pengaturan tepat, pengemudi tetap bisa mendekati angka WLTP.

Baca Juga :  Baterai Mobil Hybrid Awet, Begini Cara Merawatnya

Jadi, Mana yang Harus Dipercaya?

Angka 440 km (CLTC) dan 345 km (WLTP) sama-sama sah sesuai pengujiannya. Namun, untuk perhitungan jarak tempuh sehari-hari, WLTP memberi gambaran yang lebih realistis.

Jadi, sebelum membeli mobil listrik, pahami standar pengujian dan sesuaikan ekspektasi dengan gaya berkendara agar perjalanan tetap nyaman dan aman.(*)

Berita Terkait

Pelat Nomor Modifikasi Bisa Kena Denda, Polisi Siap Razia Besar di Operasi Patuh 2026
BAIC T1 Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Punya Self Parking dan Fast Charging 25 Menit
Punya 2 Motor? Cek Sekarang, Bisa Jadi Pajak Tahunan Anda Naik Ratusan Ribu Rupiah
AC Mobil Tiba-Tiba Tidak Dingin? Coba 5 Cara Mudah Ini
Banyak yang Salah Paham! Ternyata Pertamax di Motor Tua Bisa Menimbulkan Efek Ini pada Mesin
Sebelum Kirim Motor Listrik Antar Pulau, Pastikan Baterai Hanya 30 Persen, Ini Alasannya
Mobil Listrik Meledak di 2026! China Kuasai Pasar Global, Harga EV Makin Murah dan Ancam Mobil Bensin
SIM Mati 1 Hari Langsung Hangus, Begini Aturan Baru Korlantas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WIB

Pelat Nomor Modifikasi Bisa Kena Denda, Polisi Siap Razia Besar di Operasi Patuh 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:01 WIB

BAIC T1 Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Punya Self Parking dan Fast Charging 25 Menit

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:02 WIB

Punya 2 Motor? Cek Sekarang, Bisa Jadi Pajak Tahunan Anda Naik Ratusan Ribu Rupiah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:02 WIB

AC Mobil Tiba-Tiba Tidak Dingin? Coba 5 Cara Mudah Ini

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:01 WIB

Banyak yang Salah Paham! Ternyata Pertamax di Motor Tua Bisa Menimbulkan Efek Ini pada Mesin

Berita Terbaru

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB