BKPSDM Tebo Tunda Pengumuman Hasil Seleksi JPT Pratama

Ditargetkan pada 8 Januari 2026

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pendundaan Pengumuman Hasil Seleksi JPT Pratama Kabupaten Tebo

Ilustrasi pendundaan Pengumuman Hasil Seleksi JPT Pratama Kabupaten Tebo

TEBO,JS- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tebo belum mengumumkan hasil seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo. Pengumuman yang semula dijadwalkan pada 31 Desember 2025 ditunda karena tim panitia seleksi (Pansel) masih membahas hasil seleksi.

Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Tebo, Suwarto, menjelaskan bahwa tim Pansel masih menyusun dan merumuskan nilai-nilai hasil seleksi. Setelah itu, rapat penetapan akan dilaksanakan sebelum pengumuman resmi. “Hasilnya masih digodok oleh tim Pansel. Setelah itu, baru akan dirapatkan dan diumumkan secara resmi,” ujar Suwarto.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Rencanakan Penggabungan OPD, 1 Maret 2026

Awalnya, pengumuman hasil Selter JPT Pratama direncanakan pada 31 Desember 2025. Namun, karena tahapan administrasi dan evaluasi belum selesai, pengumuman tersebut ditunda. Suwarto menyebutkan bahwa pengumuman kemungkinan besar akan disampaikan pada 8 Januari 2026.

“Pengumuman yang awalnya dijadwalkan pada 31 Desember mengalami kemunduran. Kami targetkan pengumuman pada 8 Januari nanti,” jelasnya.

Baca Juga :  2025, Narkotika Jadi Kasus Terbanyak di Kejari Tebo

Dalam perkembangannya, BKPSDM telah berkoordinasi dengan tim Pansel untuk memastikan jadwal pengumuman tersebut. Setelah pengumuman hasil seleksi, tiga nama terbaik untuk setiap jabatan akan diajukan kepada Bupati Tebo, yang selanjutnya akan memilih satu nama untuk dilantik sebagai pejabat definitif.

Sementara itu, Suwarto juga memberikan informasi terkait seleksi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sebelumnya, seleksi Satpol PP terkendala persyaratan administrasi terkait sertifikat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Namun, setelah pemenuhan persyaratan tersebut, pelantikan Kepala Satpol PP direncanakan bersamaan dengan pengumuman hasil Selter JPT Pratama pada 8 Januari mendatang.

“Sertifikat PPNS sudah disetujui dan diajukan kembali. Kami rencanakan pelantikan Kepala Satpol PP bersamaan dengan pengumuman Selter pada 8 Januari,” pungkas Suwarto.(AN)

Berita Terkait

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius
Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS
Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif
Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah
Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap
DPRD Merangin Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda, Dorong Peningkatan PAD dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Pengukuran Pakaian Mulai Dilaksanakan, Program Pembagian Seragam Sekolah Gratis Alfin-Azhar Segera Direalisasikan
Gubernur Al Haris Murka! Banyak Kepala OPD Jambi Mangkir dari Rapat DPRD, Ancam Evaluasi dan Job Fit Agustus 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:01 WIB

Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:01 WIB

Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap

Berita Terbaru