Bulog Sungai Penuh Serap 200 Ton Gabah, Jaga Stablitas Harga

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak stok pangan di Bulog sungai penuh

Tampak stok pangan di Bulog sungai penuh

SUNGAIPENUH,JS- Perum Bulog Cabang Sungai Penuh Kerinci terus bergerak menjaga stabilitas pangan sekaligus melindungi harga gabah bagi petani lokal. Hingga kini, Bulog telah membeli sekitar 200 ton gabah dari petani di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, memastikan hasil panen mereka terserap pasar dengan harga yang layak.

Strategi Bulog Menyerap Gabah Petani

Langkah penyerapan gabah ini merupakan bagian dari strategi Bulog untuk menjaga kestabilan harga di musim panen. Kepala Bulog Cabang Sungai Penuh Kerinci, Afrinaldi Sinaga, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan penyerapan gabah hingga 1.800 ton. Namun, saat ini realisasinya baru mencapai 200 ton.

Baca Juga :  Bulog Sungai Penuh Serap 45 Ribu Ton Jagung Petani Kerinci

“Upaya kami akan terus ditingkatkan agar penyerapan gabah dari petani semakin besar. Tujuannya, agar petani memperoleh harga jual yang menguntungkan, terutama saat masa panen tiba,” ujar Afrinaldi.

Memberikan Rasa Aman bagi Petani

Selain itu, Bulog berperan sebagai penyangga pangan yang memberi rasa aman bagi petani. Dengan adanya Bulog, petani tidak perlu khawatir harga gabah anjlok ketika panen melimpah.

“Keberadaan Bulog membuat petani lebih percaya diri dalam menjual hasil panen mereka. Kami ingin setiap panen mereka terserap pasar secara adil,” tambah Afrinaldi.

Baca Juga :  Rakor Forkopimda Jambi 2026: Sungai Penuh Siap Hadapi Lebaran

Harapan Peningkatan Penyerapan ke Depan

Bulog Cabang Sungai Penuh berharap jumlah gabah yang terserap dari wilayah Kerinci dan Sungai Penuh terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan. Dengan meningkatnya penyerapan, stok pangan daerah tetap aman, harga gabah stabil, dan kesejahteraan petani lokal ikut terdongkrak.

“Semakin banyak gabah yang kami serap, semakin jelas manfaatnya bagi petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah ini,” tutup Afrinaldi.(*)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB