Bulog Sungai Penuh Serap 45 Ribu Ton Jagung Petani Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kantor Bulog Sungai Penuh

Foto ; Kantor Bulog Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS- Perum Bulog Cabang Sungai Penuh terus menyerap hasil panen jagung milik petani di wilayah Kerinci dan sekitarnya. Hingga saat ini, jumlah jagung yang telah masuk ke gudang Bulog mencapai puluhan ribu ton.

Serapan Jagung Capai Puluhan Ribu Ton

Kepala Perum Bulog Cabang Sungai Penuh, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyerap sekitar 45 ribu ton jagung dari petani.

Menurutnya, angka tersebut masih akan terus bertambah karena Bulog menargetkan total penyerapan jagung dari wilayah Kerinci dan sekitarnya bisa mencapai 150 ribu ton.

Ia menjelaskan, Bulog terus melakukan koordinasi dengan kelompok tani dan pihak terkait agar hasil panen petani dapat terserap secara maksimal.

Baca Juga :  Rumah Singgah Lansia Juara Resmi Dibuka, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Muhammadiyah

“Penyerapan ini merupakan bagian dari upaya Bulog untuk memastikan hasil panen petani memiliki pasar yang jelas,” ujarnya.

Selain menyerap hasil panen, Bulog juga menetapkan standar harga pembelian jagung berdasarkan kadar air.

Jagung dengan kadar air maksimal 20 persen dibeli dengan harga Rp5.500 per kilogram. Sementara jagung dengan kadar air maksimal 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram.

Dukung Kesejahteraan Petani

Afrinaldi menegaskan bahwa program penyerapan jagung tidak hanya bertujuan menjaga stok pangan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Gerakan SECANTING Perkuat Pencegahan Stunting di Kerinci

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan komoditas jagung di pasaran agar tetap stabil.

Bulog Sungai Penuh pun berkomitmen terus memperkuat kerja sama dengan petani dan pemerintah daerah agar hasil pertanian lokal dapat terserap secara optimal.(*)

Berita Terkait

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga
Pelayanan RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Bupati Dillah Turun Langsung ke UGD dan Apotek
Internet Telkomsel Error Massal di Kerinci, Aktivitas Digital Lumpuh Sejak Sore
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:03 WIB

Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:09 WIB

Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga

Berita Terbaru