China Tangguhkan Larangan Ekspor Material Semikonduktor ke AS

Berlaku Hingga November 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi China Tangguhkan larangan ekspor material serbaguna atau dual-use yang menjadi komponen penting dalam pembuatan chip semikonduktor ke Amerika Serikat.

Ilustrasi China Tangguhkan larangan ekspor material serbaguna atau dual-use yang menjadi komponen penting dalam pembuatan chip semikonduktor ke Amerika Serikat.

BEIJING,JS – Kementerian Perdagangan China resmi menangguhkan larangan ekspor material serbaguna atau dual-use yang menjadi komponen penting dalam pembuatan chip semikonduktor ke Amerika Serikat.

Penangguhan ini akan berlaku mulai hari ini hingga 27 November 2026.

termasuk pelonggaran pemeriksaan ketat terhadap pengguna akhir ekspor dual-use grafit ke AS.

Langkah ini menjadi kelanjutan dari kebijakan China sejak Desember 2024.

saat negara tersebut melarang ekspor material strategis ke AS sebagai balasan atas tarif impor tinggi.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung, Merangin Perkuat Ketahanan Pangan

Selain itu, pada Oktober 2025, China juga menangguhkan kontrol ekspor bahan lain, termasuk pembatasan pada bahan tanah jarang dan bahan baterai litium.

Penangguhan ekspor ini muncul setelah pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT APEC di Korea Selatan akhir Oktober lalu. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin sepakat untuk memangkas tarif, melanjutkan pembelian kedelai AS, membatasi perdagangan fentanil, dan menangani isu tanah jarang.

Baca Juga :  Sempat Terendam Banjir, Petani Aur Gading Bungo Gagal Panen

Donald Trump menyebut pertemuan tersebut sebagai “luar biasa” dan menegaskan tarif impor ke China akan dikurangi dari 57% menjadi 47%, sementara tarif perdagangan obat prekursor fentanil diturunkan menjadi 10%.

Xi Jinping juga berkomitmen untuk menghentikan aliran fentanil ke AS, yang sering menyebabkan kematian akibat overdosis.

Berita Terkait

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern
Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis
Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026
Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping
Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:00 WIB

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:00 WIB

Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:00 WIB

Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Berita Terbaru

Tampilan Nokia N8 Revival

Teknologi

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi Siswa SMP di Kerinci Terima Beasiswa PIP

Daerah

2.700 Pelajar SMP Kerinci Dapat Beasiswa PIP 2025

Sabtu, 14 Feb 2026 - 10:30 WIB