Dari Viral ke Pelatihan Gratis: Kisah Nisya Si ‘Pramugari Gadungan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Khairun Nisa saat kedapatan jadi pramugari gadungan

Foto ; Khairun Nisa saat kedapatan jadi pramugari gadungan

JAKARTA,JS- Kisah Khairun Nisa (23), atau akrab disapa Nisya, sempat menjadi sorotan nasional setelah aksinya menyamar sebagai pramugari Batik Air viral di media sosial. Di balik kontroversi itu, tersimpan cerita tentang mimpi yang tertunda, tekanan keluarga, dan perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan.

Mimpi yang Tertunda dan Tekanan Keluarga

Baca Juga :  Viral! Wanita Menyamar Jadi Pramugari Batik Air

Nisya pernah mengikuti seleksi pramugari dengan biaya sekitar Rp 30 juta. Meski sudah berusaha maksimal, ia gagal lolos dan hasil yang diharapkan tak kunjung datang. Selain itu, ekspektasi keluarga agar Nisya segera sukses di dunia penerbangan menambah tekanan mentalnya.

Dalam kondisi tertekan, Nisya merasa malu dan ingin membanggakan orang tua. Dorongan itu membuatnya mengambil keputusan nekat: mengenakan seragam pramugari tanpa izin. Seragam itu kini menjadi simbol mimpinya yang belum tercapai sekaligus awal dari masalah yang menyeret namanya ke publik.

Kesempatan Kedua dari Aeronef Academy

Di tengah badai kritik, Aeronef Academy, lembaga pelatihan awak kabin di Kabupaten Kediri, menawarkan Nisya kesempatan kedua. Melalui akun Instagram resmi @aeronefacademy.official, lembaga itu mengundang Nisya untuk mengikuti program pelatihan pramugari tanpa biaya.

“Gagal bukan akhir dari segalanya, tapi bisa menjadi awal cerita baru yang lebih hebat,” tulis pihak Aeronef Academy. Tawaran ini menunjukkan dukungan moral sekaligus memberikan jalan legal bagi Nisya untuk mengejar cita-citanya.

Pelatihan Profesional untuk Masa Depan

Aeronef Academy menekankan World Class Cabin Crew Training, yang membekali peserta dengan profesionalisme, etika kerja, dan kesiapan menghadapi industri penerbangan. Lembaga ini berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta No. 71B, Bendo Kidul.

Dengan pelatihan ini, Nisya bisa menata ulang mimpinya dan membuktikan bahwa kesalahan masa lalu tidak menutup jalan menuju masa depan yang lebih baik.(AN)

Berita Terkait

PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT
Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK
Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera
Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:01 WIB

PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT

Senin, 6 Juli 2026 - 11:01 WIB

Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:51 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Berita Terbaru