SMARTPHONE, JS — Persaingan smartphone kelas menengah semakin ketat, dan Samsung kembali memperkuat posisinya melalui peluncuran Galaxy A56 5G. Sebagai penerus Galaxy A55, ponsel ini membawa peningkatan signifikan pada desain, performa, kamera, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dengan tagline “Flagship Rasa Mid-Range”, Samsung mencoba menghadirkan pengalaman ala seri Galaxy S dengan harga lebih terjangkau.
Desain dan Layar Premium Ala Galaxy S
Galaxy A56 5G tampil dengan desain minimalis yang terinspirasi dari seri Galaxy S24. Selain itu, Samsung membekalinya dengan rangka aluminium dan panel belakang kaca matte yang tahan sidik jari.
Di bagian depan, ponsel ini mengusung layar Super AMOLED+ 6,7 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz adaptif, sehingga tampilan terlihat halus dan nyaman di mata.
Performa Lebih Kencang Berkat Exynos 1480
Samsung membekali Galaxy A56 5G dengan chipset Exynos 1480 (4nm), peningkatan besar dari Exynos 1380 yang digunakan A55. Selain itu, GPU Xclipse 530, hasil kolaborasi Samsung–AMD, menawarkan peningkatan grafis hingga 60 persen.
Tidak hanya itu, ponsel ini hadir dengan RAM LPDDR5 hingga 12GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 512GB, lengkap dengan slot microSD. Hasilnya, dalam pengujian internal, Galaxy A56 5G mencetak skor AnTuTu di atas 850 ribu poin, menjadikannya salah satu perangkat mid-range tercepat Samsung tahun ini.
Lebih lanjut, A56 5G sanggup menjalankan game berat seperti Genshin Impact dan Call of Duty Mobile pada pengaturan grafis tinggi.
Kamera Lebih Cerdas Berkat AI
Samsung menyertakan tiga kamera belakang yang terdiri dari:
-
50MP kamera utama (OIS, f/1.8)
-
12MP ultra-wide
-
5MP depth sensor
Kamera depan beresolusi 32MP, ideal untuk selfie dan vlogging.
Selain itu, Samsung menghadirkan fitur AI Photo Enhancer dan Scene Optimizer 2.0, yang otomatis menyesuaikan warna dan pencahayaan. Fitur AI Portrait Engine memungkinkan efek bokeh ala kamera profesional. Sementara itu, Galaxy A56 5G mendukung rekaman 4K 60fps dengan stabilisasi ganda OIS+EIS.
Baterai 5.000 mAh dan Fast Charging 45W
Galaxy A56 5G mengandalkan baterai 5.000 mAh, yang mampu bertahan hingga 1,5 hari penggunaan normal. Selain itu, teknologi Super Fast Charging 45W memungkinkan pengisian 50 persen daya dalam sekitar 20 menit.
Fitur AI Battery Optimization mempelajari pola penggunaan dan menyesuaikan konsumsi daya secara otomatis, sehingga ponsel lebih efisien.
One UI 7 dan Fitur AI Lengkap
Galaxy A56 5G menjalankan One UI 7 berbasis Android 15. Beberapa fitur AI andalan meliputi:
-
AI Voice Assistant untuk ringkasan pesan dan perintah cepat
-
AI Live Translate untuk terjemahan real-time
-
Generative Wallpaper untuk membuat wallpaper sesuai preferensi pengguna
Selain itu, Samsung menjanjikan 4 tahun pembaruan OS dan 5 tahun pembaruan keamanan.
Harga dan Varian
Samsung memasarkan Galaxy A56 5G dalam dua varian:
-
8GB/256GB — Rp 7,299 juta
-
12GB/512GB — Rp 8,499 juta
Dengan kombinasi desain premium, performa kuat, kamera bertenaga AI, dan baterai tahan lama, Galaxy A56 5G menawarkan pengalaman mendekati flagship dengan harga lebih ramah di kantong. Oleh karena itu, ponsel ini tampil sebagai salah satu kandidat terkuat di pasar smartphone kelas menengah tahun ini.(AN)









