Dokter Tangguh Keliling Desa di Batang Hari Diaktifkan, Warga Bisa Dapat Layanan Kesehatan Lebih Dekat

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI,JS- Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi mengaktifkan layanan Dokter Tangguh keliling desa untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program ini menjadi semakin penting ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap dan kebakaran hutan serta lahan atau karhutla.

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengatakan layanan tersebut akan bergerak mendatangi masyarakat di desa dan kelurahan. Dengan pola pelayanan seperti itu, warga tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan ketika mengalami keluhan kesehatan.

Pemerintah daerah juga mendorong jajaran kesehatan agar lebih aktif menjangkau masyarakat. Artinya, pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi risiko kesehatan akibat kualitas udara yang kurang baik. Kondisi tersebut dapat meningkatkan gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

Dokter Tangguh Bergerak ke Desa dan Kelurahan

Program Dokter Tangguh memiliki konsep pelayanan kesehatan yang mendekatkan tenaga medis kepada masyarakat. Tim kesehatan dapat bergerak menuju wilayah desa dan kelurahan sehingga akses pemeriksaan menjadi lebih mudah.

Bupati Fadhil Arief menjelaskan bahwa layanan tersebut akan berkeliling ke seluruh wilayah Kabupaten Batang Hari.

Pola jemput bola tersebut menjadi penting karena kondisi geografis dan jarak antarkawasan dapat memengaruhi akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Dengan dokter datang langsung ke lingkungan warga, pemerintah dapat memperpendek jarak antara masyarakat dan pelayanan medis.

Selain itu, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat juga dapat membantu warga mengenali keluhan kesehatan sejak awal.

Masyarakat yang mengalami gejala atau gangguan kesehatan pun mendapat dorongan untuk segera memeriksakan diri. Pemerintah mengingatkan warga agar tidak menunggu kondisi semakin parah sebelum mencari pertolongan medis.

Kabut Asap Tingkatkan Perhatian terhadap Kesehatan

Pengaktifan kembali layanan keliling tersebut berlangsung ketika Jambi menghadapi persoalan kualitas udara akibat karhutla.

Kabut asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi udara yang tidak sehat juga membuat kelompok tertentu membutuhkan perhatian lebih besar.

Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Karena itu, Bupati Batang Hari meminta masyarakat membatasi aktivitas anak di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.

Imbauan tersebut tidak hanya berlaku bagi anak-anak. Masyarakat secara umum juga perlu mempertimbangkan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di ruang terbuka.

Pada saat yang sama, masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh. Keluhan kesehatan yang muncul setelah terpapar udara berasap sebaiknya tidak dianggap sepele.

Dengan kehadiran Dokter Tangguh, pemerintah ingin mempercepat akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan ketika keluhan kesehatan muncul.

Baca Juga :  Nilam di Bawah Kulit Manis Kerinci, Strategi Baru Tingkatkan Pendapatan Petani dan Buka Pasar Ekspor

Pemerintah Dorong Tenaga Kesehatan Lebih Proaktif

Bupati Fadhil Arief juga menekankan perubahan pola pelayanan kesehatan. Menurutnya, tenaga kesehatan tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Sebaliknya, petugas kesehatan perlu aktif mendatangi masyarakat melalui program Dokter Tangguh.

Pendekatan tersebut membuat pelayanan kesehatan memiliki pola yang lebih proaktif. Pemerintah dapat membawa layanan lebih dekat ke permukiman warga, termasuk wilayah yang membutuhkan akses pelayanan lebih mudah.

Selain mempercepat pemeriksaan, pola tersebut juga dapat membantu pemerintah melihat persoalan kesehatan yang muncul di masyarakat secara lebih langsung.

Dalam konteks kualitas udara yang memburuk, pendekatan jemput bola memiliki nilai strategis. Masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan tetap memiliki peluang memperoleh pemeriksaan lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

Dokter Tangguh Bukan Sekadar Layanan Kesehatan Keliling

Program Dokter Tangguh sebenarnya bukan program baru di Kabupaten Batang Hari.

Pemerintah daerah telah memiliki dasar hukum yang mengatur pelaksanaan pelayanan kesehatan keliling tersebut. Peraturan Bupati Batang Hari Nomor 25 Tahun 2024 mengatur pedoman pelaksanaan pelayanan kesehatan keliling oleh Dokter Tangguh di wilayah Kabupaten Batang Hari. Regulasi tersebut mencakup pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, hingga pembiayaan.

Keberadaan regulasi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah menempatkan pelayanan kesehatan keliling sebagai bagian dari sistem pelayanan masyarakat.

Dengan demikian, pengaktifan layanan Dokter Tangguh di tengah kondisi udara yang memburuk dapat menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperkuat respons kesehatan di tingkat masyarakat.

Program tersebut juga membutuhkan evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya tetap sesuai dengan kebutuhan warga.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyebut program Dokter Tangguh sebagai salah satu program prioritas daerah. Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya untuk meningkatkan manfaat pelayanan bagi masyarakat.

Mengapa Layanan Kesehatan Jemput Bola Penting?

Pelayanan kesehatan yang mendatangi masyarakat memiliki sejumlah manfaat.

Pertama, masyarakat memperoleh akses yang lebih dekat. Jarak menuju fasilitas kesehatan sering menjadi salah satu pertimbangan ketika warga mengalami keluhan yang dianggap belum terlalu berat.

Kedua, kehadiran tenaga kesehatan di desa dapat mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan lebih cepat. Pemeriksaan sejak awal dapat membantu warga menentukan langkah berikutnya ketika muncul gejala tertentu.

Baca Juga :  Kabut Asap Sarolangun Makin Pekat, ISPU Tembus 203,5 dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Ketiga, pemerintah dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah.

Keempat, layanan keliling dapat memperkuat komunikasi antara petugas kesehatan dan warga. Masyarakat tidak hanya memperoleh pemeriksaan, tetapi juga dapat menerima informasi mengenai langkah pencegahan penyakit.

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada seberapa sering dokter datang ke suatu wilayah. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mengetahui jadwal, lokasi, jenis pelayanan, serta mekanisme memperoleh layanan tersebut.

Warga Diminta Tidak Menunggu Keluhan Semakin Berat

Di tengah kondisi udara yang kurang baik, masyarakat Batang Hari perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan.

Bupati Fadhil Arief mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan ketika mengalami keluhan.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan bagi masyarakat yang mengalami gangguan setelah beraktivitas di luar ruangan. Anak-anak juga perlu mendapat perhatian karena pemerintah secara khusus meminta agar mereka mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara belum membaik.

Selain membatasi aktivitas luar ruangan, masyarakat dapat mengikuti informasi mengenai kondisi udara dan memperhatikan perubahan kondisi kesehatan masing-masing.

Jika keluhan muncul atau kondisi kesehatan memburuk, pemeriksaan medis menjadi langkah yang lebih aman daripada menunda penanganan.(*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Bahas Pengawasan Aset Pemkot Sungai Penuh Bersama Komisi II DPR RI
Kelapa Dalam Tanjab Timur Dibidik Jadi Indikasi Geografis, Bisa Dongkrak Nilai Ekonomi Petani
Kebakaran Lahan di RKE Sungai Penuh Hanguskan 0,5 Hektare, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api
Pimpinan Baznas Sungai Penuh 2026–2031 Resmi Dilantik, Wako Alfin Dorong Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Perdana, Duet BKAD Sungai Penuh dan Kejari Sungai Penuh Berhasil Amankan Asset Senilai Rp1,54 miliar
Nilam di Bawah Kulit Manis Kerinci, Strategi Baru Tingkatkan Pendapatan Petani dan Buka Pasar Ekspor
Jaringan Tak Stabil, Warga Kecamatan Batang Merangin Kesulitan Akses Internet
Program 3S Sungai Penuh Makin Kuat, Azhar Hamzah Puji Kekompakan ASN Bantu Atasi Stunting
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Wawako Azhar Hamzah Bahas Pengawasan Aset Pemkot Sungai Penuh Bersama Komisi II DPR RI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Kebakaran Lahan di RKE Sungai Penuh Hanguskan 0,5 Hektare, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Pimpinan Baznas Sungai Penuh 2026–2031 Resmi Dilantik, Wako Alfin Dorong Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dokter Tangguh Keliling Desa di Batang Hari Diaktifkan, Warga Bisa Dapat Layanan Kesehatan Lebih Dekat

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Perdana, Duet BKAD Sungai Penuh dan Kejari Sungai Penuh Berhasil Amankan Asset Senilai Rp1,54 miliar

Berita Terbaru