FAA Peringatkan Bahaya Wilayah Udara Amerika Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat di udara

Ilustrasi pesawat di udara

INTERNASIONAL,JS — Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat mengimbau maskapai penerbangan agar berhati-hati saat melintasi wilayah udara Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Samudra Pasifik bagian timur. FAA menerbitkan Notices to Airmen (NOTAM) pada 16 Januari 2026 dan menetapkan peringatan berlaku selama 60 hari.

Aktivitas Militer Meningkat, Risiko Navigasi Muncul

Baca Juga :  Enam Maskapai Hentikan Penerbangan ke Venezuela, Ada Apa..?

FAA menyebut wilayah-wilayah tersebut mengalami aktivitas militer tinggi yang berpotensi membahayakan penerbangan sipil. Aktivitas militer ini dapat mengganggu sistem navigasi satelit (GNSS) yang digunakan pesawat untuk menentukan posisi dan arah.

Seorang juru bicara FAA mengatakan, “Kami mengeluarkan NOTAM untuk wilayah tertentu di Meksiko, Amerika Tengah, Panama, Kolombia, Ekuador, serta Samudra Pasifik timur karena adanya potensi bahaya di udara.” Maskapai dan pilot harus menyesuaikan rute dan memeriksa informasi navigasi terbaru untuk menjaga keselamatan. Risiko dapat muncul di semua ketinggian, baik saat melintas maupun saat mendekati bandara.

Ketegangan Regional Memicu Peringatan

Baca Juga :  Iran dan China Gelar Pembicaraan Telepon di Tengah Ancaman

FAA mengeluarkan peringatan setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer pada 3 Januari 2026, termasuk serangan udara dan pengerahan pasukan khusus. Pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, lalu membawa keduanya ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba.

Presiden AS Donald Trump juga menyatakan niat menyerang kartel narkoba di Meksiko secara darat, yang menimbulkan kekhawatiran kemungkinan eskalasi konflik dengan negara tetangga sekaligus mitra dagang utama.

Respons Pemerintah Meksiko

Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa maskapai domestik tetap beroperasi normal. Otoritas penerbangan memonitor kondisi wilayah udara dan meminta maskapai internasional meninjau rute penerbangan agar menghindari risiko keamanan.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Tiket Mahal dan Penerbangan Terbatas, Ini Dampak Konflik Timur Tengah
Dukung Pramuka, Wali Kota Jambi Terima Penghargaan dari PPM Malaysia
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:00 WIB

Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!

Berita Terbaru