TANJABBAR,JS– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menggelar Festival Arakan Sahur pada Ramadan 2026. Tahun ini, panitia memulai festival lebih awal, yakni pada 21 Februari 2026, dan memusatkan seluruh rangkaian kegiatan di Kota Kuala Tungkal.
Tradisi Sahur Jadi Ikon Wisata Religi Daerah
Masyarakat Kuala Tungkal menjadikan Festival Arakan Sahur sebagai agenda wisata religi tahunan sekaligus ikon budaya daerah. Dalam festival ini, peserta mengarak dan memainkan alat musik tradisional secara berirama untuk membangunkan warga sahur. Tradisi tersebut terus hidup dan berkembang secara turun-temurun hingga sekarang.
Perkuat Pelestarian Budaya dan Daya Tarik Wisata
Festival Arakan Sahur tidak hanya mengusung nilai religius, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini mampu menarik minat wisatawan religi dari berbagai daerah yang ingin menyaksikan langsung tradisi khas Kuala Tungkal.
Panitia Siapkan Lomba dengan Hadiah Utama Rp20 Juta
Panitia festival kembali menggelar kompetisi arakan sahur antar kelompok peserta. Untuk meningkatkan antusiasme, panitia menyiapkan total hadiah menarik. Pemenang utama akan membawa pulang uang tunai sebesar Rp20 juta.
Festival Tidak Masuk Program KEN 2026
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kartubi, menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata tidak memasukkan Festival Arakan Sahur ke dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2026. Pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sehingga memengaruhi penetapan program tersebut.
Peserta Baru Lima Kelompok dari Target 19
Hingga saat ini, panitia mencatat lima kelompok telah mendaftarkan diri dari target 19 kelompok. Meski jumlah pendaftar masih terbatas, Disparpora tetap optimistis jumlah peserta akan bertambah menjelang pelaksanaan festival.
Bupati dan Wakil Bupati Lepas Peserta Festival
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso akan membuka dan melepas langsung Festival Arakan Sahur. Panitia memusatkan kegiatan pembukaan di depan Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat.
Jadwal Festival Dipadatkan Menjadi Dua Penampilan
Panitia hanya menjadwalkan Festival Arakan Sahur dalam dua kali penampilan. Penampilan pertama berlangsung pada pembukaan, 21 Februari 2026. Panitia kemudian menggelar penampilan kedua pada 7 Maret 2026. Kebijakan efisiensi anggaran mendorong panitia memangkas jumlah penampilan yang sebelumnya mencapai empat kali.
Pemda Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Disparpora Tanjung Jabung Barat tetap menjalankan Festival Arakan Sahur. Pemerintah daerah memandang tradisi ini sebagai warisan budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat. Selain itu, festival ini juga memberikan nilai religius dan dampak ekonomi bagi daerah.(*)









