Gaji ASN Jambi Jadi Sorotan Pasca Gangguan, Ini Kata Gubernur Jambi

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur jambi, H Alharis pastikan gaji ASN di jambi aman.

Gubernur jambi, H Alharis pastikan gaji ASN di jambi aman.

JAMBI,JS– Gubernur Jambi Al Haris memastikan pembayaran gaji puluhan ribu aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada Maret 2025 tetap aman. Kepastian itu ia sampaikan di tengah gangguan layanan akibat insiden siber yang menimpa Bank Jambi.

Al Haris menegaskan, dana gaji tidak terdampak gangguan sistem perbankan. Menurutnya, masalah yang muncul hanya berkaitan dengan keterbatasan layanan penarikan tunai dan aplikasi digital.

“Gaji ASN aman dan tersedia. Tidak ada masalah. Saat ini hanya belum bisa menarik di ATM. Kami berharap Bank Indonesia segera membuka blokirnya,” ujar Al Haris, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga :  Awali Safari Ramadan, Ini Pesan Gubernur Jambi, Alharis

Gangguan Hanya Sementara, Gaji Tetap Dibayarkan

Lebih lanjut, Al Haris menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh anggaran gaji ASN dan PPPK. Karena itu, ia meminta aparatur tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, pembatasan layanan perbankan bersifat sementara. Pihak bank menerapkan langkah ini demi menjaga keamanan sistem dan melindungi dana nasabah.

Layanan Kantor Cabang Bank Jambi Tetap Normal

Di sisi lain, Al Haris memastikan operasional kantor cabang Bank Jambi tetap berjalan seperti biasa. Nasabah masih bisa melakukan transaksi langsung melalui teller.

Namun, pihak bank untuk sementara menghentikan layanan berbasis aplikasi, mobile banking, dan penarikan tunai melalui ATM. Kebijakan ini mendukung proses penyelidikan atas dugaan kejahatan digital yang terjadi sejak Minggu (22/2).

Baca Juga :  Layanan Digital Bank Jambi Bermasalah, Ombudsman Bereaksi

Pemprov Jambi Perkuat Koordinasi dengan Otoritas Nasional

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jambi langsung memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga nasional. Al Haris menyebut pihaknya telah berkomunikasi intensif dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, PPATK, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurut Al Haris, koordinasi ini bertujuan menjaga stabilitas keuangan daerah, melindungi nasabah, dan memastikan pengusutan kasus berjalan tuntas.

Bank Jambi Tegaskan Tanggung Jawab kepada Nasabah

Selain itu, Al Haris menegaskan Bank Jambi bertanggung jawab penuh terhadap dana nasabah. Bank akan mengganti seluruh dana yang terbukti hilang setelah proses audit forensik selesai.

“Bank Jambi bertanggung jawab sepenuhnya. Kami sebagai pemegang saham juga ikut bertanggung jawab kepada nasabah. Sekarang kami menunggu hasil audit forensik,” tegasnya.

Baca Juga :  Ada Apa dengan Bank Jambi? ASN Kerinci–Sungai Penuh Resah

Direktur Utama Pastikan Penggantian Dana Nasabah

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi menyatakan komitmen penuh manajemen dalam menyelesaikan persoalan ini. Ia menegaskan, bank siap mengganti kerugian nasabah jika audit membuktikan adanya pengurangan saldo akibat gangguan sistem.

“Kami masih menelusuri seluruh data transaksi. Jika audit menemukan dana nasabah berkurang karena sistem, Bank Jambi akan mengganti penuh kerugian tersebut,” ujar Khairul dalam keterangan resmi.

Pemulihan Sistem Jadi Prioritas Utama

Di samping itu, Khairul menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas gangguan layanan yang terjadi, terutama di akhir pekan. Saat ini, tim teknologi informasi Bank Jambi memfokuskan langkah pada pemulihan sistem secara aman dan terukur.

Ia juga memastikan Bank Jambi terus berkoordinasi dengan OJK dan BI agar seluruh proses penanganan berjalan sesuai regulasi perbankan.

“Fokus kami memulihkan sistem dengan aman agar layanan ATM dan mobile banking segera kembali normal,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!
WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia
20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026
Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026
Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga
Hermendizal Perkuat Layanan Kesehatan Kerinci, RSUD Bukit Tengah Siap Kurangi Rujukan Pasien
Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026
Wali Kota Alfin Perjuangkan Status Bukit Khayangan di Kementerian LH, Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Berpeluang Melesat
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01 WIB

Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:01 WIB

WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:01 WIB

20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:01 WIB

Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga

Berita Terbaru