Gelombang PHK, Jepang Pensiunkan Pekerja Senior

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepang mulai bersih-bersih tenaga kerja tua atau senior

Jepang mulai bersih-bersih tenaga kerja tua atau senior

JEPANG,JS – Perusahaan besar Jepang, termasuk Panasonic dan Japan Display, mempercepat program pensiun dini dan mendorong pekerja senior mengundurkan diri. Langkah ini untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Data Tokyo Shoko Research mencatat 11.045 karyawan menjadi target pensiun dini sepanjang 2025 hingga 10 November. Sebagian besar bekerja di perusahaan Prime Market, khususnya sektor listrik, makanan, logam, dan mesin.

Perusahaan menargetkan pekerja berusia 50 tahun ke atas. Tren ini menandai pergeseran dari tradisi lifetime employment akibat populasi menua dan tekanan demografis.

Baca Juga :  Honda Prelude 2026 Ludes Dalam Tiga Hari di Indonesia

Kelompok usia 55-64 tahun mengalami kenaikan pengangguran, dari 2,3% pada Agustus menjadi 2,8% pada September 2025.

Beberapa perusahaan memperpanjang usia pensiun hingga 65 tahun. Namun banyak yang justru menawarkan paket kompensasi untuk mempercepat pensiun dini, termasuk Mitsubishi Electric, Mitsubishi Chemical Group, dan Meiji Holdings.

Shintaro Iwai, ekonom Dai-ichi Life Research Institute, menegaskan, perusahaan kini fokus memangkas pekerjaan yang redundan untuk meningkatkan produktivitas.

Baca Juga :  V80 Max & A76 5G: Duo Nubia Siap Sambut Mobilitas Tinggi

Dari 41 perusahaan yang menjalankan pensiun dini, 28 masih mencatat laba. Bahkan 77% pemangkasan pekerja berasal dari perusahaan yang menguntungkan. Ini menunjukkan langkah strategis menghadapi perubahan ekonomi, bukan akibat krisis.

Pasar Tenaga Kerja Melemah

Tingkat pengangguran nasional naik menjadi 2,6% pada Agustus 2025, tertinggi lebih dari setahun. Rasio lowongan terhadap pencari kerja turun menjadi 1,20, level terendah sejak 2022.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Tiket Mahal dan Penerbangan Terbatas, Ini Dampak Konflik Timur Tengah
Dukung Pramuka, Wali Kota Jambi Terima Penghargaan dari PPM Malaysia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:00 WIB

Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!

Berita Terbaru