Hak Palestina, Iran Tolak Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : DUTA Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

Foto : DUTA Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

INTENASIONAL,JS – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan negaranya tidak akan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Hal ini terkait proposal perdamaian Hamas-Israel yang disetujui Dewan Keamanan PBB.

“Iran tak tertarik mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Sebelum ada aktivitas perdamaian, kami harus memikirkan hak hidup rakyat Palestina,” kata Boroujerdi saat menghadiri Pameran Arsip Iran-Indonesia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025).

Boroujerdi menyatakan Iran mendukung upaya menghentikan genosida dan pertumpahan darah di Gaza. Namun, ia menekankan pemenuhan hak rakyat Palestina menjadi syarat utama. “Rakyat Palestina harus bebas memilih pemerintahan. Mereka juga harus dapat menghentikan genosida,” ujarnya.

Baca Juga :  Milisi Pro-Israel di Gaza Runtuh: Abu Shabab Tumbang

Ia menambahkan, perdamaian akan sulit tercapai jika pihak lain masih menduduki tanah bangsa lain. “Kami berharap tidak ada lagi orang yang terbunuh di Palestina maupun di belahan dunia lain,” tegas Boroujerdi.

Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi rancangan Amerika Serikat. Resolusi itu membentuk Board of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF). Kedua lembaga ini akan mengatur tata kelola, rekonstruksi, dan keamanan di Gaza. Resolusi mendapat dukungan 13 dari 15 anggota. Cina dan Rusia abstain.

Baca Juga :  Sungai Penuh Raih Juara III Stand Terbaik di Jambi Mantap Fest

Utusan AS untuk PBB, Mike Waltz, mengatakan, “Hari ini kita memiliki kekuatan untuk memadamkan api dan membuka jalan menuju perdamaian.” BoP akan dipimpin Trump. ISF akan menstabilkan keamanan. Mereka juga akan mendukung demiliterisasi Gaza, membongkar infrastruktur kelompok bersenjata, dan melindungi warga Palestina.

BoP dan ISF menjalankan mandat hingga 31 Desember 2027. Negara anggota akan bekerja sama dengan Mesir, Israel, dan pihak terkait jika ingin memperpanjang mandat. Resolusi ini juga membuka jalan bagi Palestina menentukan nasib sendiri setelah otoritas lokal melakukan reformasi.

Berita Terkait

46 PMI Masih Tertahan di Malaysia, Menteri Imipas Targetkan Pulang Maksimal 10 Hari
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini Naik atau Turun? Cek 1 MYR, 100 MYR hingga 1.000 MYR ke Rupiah
RM1 Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Ringgit Malaysia ke IDR 28 Agustus 2026
Nilai Tukar Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 24 Agustus 2026: Cek Kurs MYR ke IDR dan Konversi Terbaru
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 17 Agustus 2026: 1 Ringgit Tembus Rp4.386, Cek Konversi ke Rupiah
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini ke Rupiah: 1 Ringgit Tembus Rp4.372, Simak Nilai Tukar dan Konversinya
Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 12 Agustus 2026: 10.000 Yen Berapa Rupiah? Cek JPY to IDR Terbaru
Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 11 Agustus 2026: 1 MYR Tembus Rp4.346, Simak Konversi 100 hingga 1.000 Ringgit
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:01 WIB

46 PMI Masih Tertahan di Malaysia, Menteri Imipas Targetkan Pulang Maksimal 10 Hari

Sabtu, 5 September 2026 - 20:01 WIB

Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini Naik atau Turun? Cek 1 MYR, 100 MYR hingga 1.000 MYR ke Rupiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:01 WIB

RM1 Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Ringgit Malaysia ke IDR 28 Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Nilai Tukar Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 24 Agustus 2026: Cek Kurs MYR ke IDR dan Konversi Terbaru

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 17 Agustus 2026: 1 Ringgit Tembus Rp4.386, Cek Konversi ke Rupiah

Berita Terbaru