Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat komitmen pembenahan birokrasi melalui pencanangan nilai dasar ASN BerAKHLAK pada peringatan Hari Kesadaran Nasional, Senin (19/10/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., memimpin upacara sekaligus mengajak seluruh aparatur meningkatkan disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh tersebut diikuti para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota.

Pencanangan ini menjadi momentum bagi ASN Sungai Penuh untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat budaya kerja yang profesional. Sebab, kualitas pemerintahan tidak hanya bergantung pada program pembangunan, tetapi juga pada kesungguhan aparatur dalam menjalankan tanggung jawab dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN Sungai Penuh

Dalam amanatnya, Alpian menempatkan disiplin sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kinerja aparatur. Ia mengingatkan setiap ASN agar menjaga tanggung jawab, menaati ketentuan kerja, serta membangun suasana kerja yang kondusif di setiap perangkat daerah.

Menurutnya, ASN harus memahami bahwa pekerjaan di lingkungan pemerintahan memiliki kaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap pegawai perlu menunjukkan sikap profesional, menghargai rekan kerja, dan menjalankan tugas sesuai kewenangannya.

Selain itu, Alpian mengajak seluruh aparatur menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen pengabdian. Ia menekankan bahwa ASN tidak cukup hanya menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga perlu memastikan setiap tugas memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Sungai Penuh.

“ Mari kita maknai dan implementasikan ketujuh nilai dasar BerAKHLAK dalam setiap langkah kerja kita di Kota Sungai Penuh,” tegas Alpian.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. Dengan disiplin yang konsisten dan tanggung jawab yang jelas, aparatur dapat mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, tertib, dan berkualitas.

Baca Juga :  BKPSDM Sungai Penuh Minta Kepala OPD Ikut Evaluasi Kinerja ASN Sungai Penuh

Tujuh Nilai BerAKHLAK Menjadi Pedoman Kerja

Alpian mengingatkan ASN agar memahami sekaligus menerapkan tujuh nilai dasar BerAKHLAK dalam pekerjaan sehari-hari. Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Pertama, Berorientasi Pelayanan menuntut ASN memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan pelayanan secara ramah, cepat, serta tepat. Setiap pegawai perlu mengutamakan kepentingan warga ketika menjalankan tugas sesuai aturan.

Kedua, Akuntabel mengharuskan aparatur bekerja secara jujur, cermat, disiplin, dan bertanggung jawab. Prinsip ini juga mendorong ASN menggunakan kewenangan secara tepat serta mempertanggungjawabkan setiap keputusan yang berkaitan dengan tugasnya.

Ketiga, Kompeten mengajak ASN terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan. Perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan administrasi pemerintahan mengharuskan pegawai meningkatkan keterampilan agar tetap mampu menjalankan tugas secara efektif.

Keempat, Harmonis mendorong aparatur membangun hubungan kerja yang sehat. Sikap saling menghargai, kepedulian, dan kemampuan bekerja bersama dapat membantu setiap OPD menjaga koordinasi serta menyelesaikan persoalan secara lebih baik.

Selanjutnya, nilai Loyal mengarahkan ASN untuk memegang teguh Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara. Dalam pelaksanaan tugas, aparatur juga perlu menjaga nama baik instansi dan menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan.

Nilai Adaptif mengajak pegawai bersikap terbuka terhadap perubahan, memanfaatkan perkembangan teknologi, dan mencari cara kerja yang lebih efektif. Sementara itu, nilai Kolaboratif menekankan pentingnya kerja sama antarapegawai dan antarperangkat daerah untuk mencapai tujuan pemerintahan.

Ketujuh nilai tersebut saling berkaitan. Karena itu, ASN perlu menerapkannya secara konsisten, bukan sekadar menghafal istilah atau mengikuti kegiatan seremonial.

Kepala BKPSDM Affan Ikut dalam Pencanangan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh, Affan, turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dalam pencanangan ASN BerAKHLAK, Alpian menyematkan pin secara simbolis kepada empat perwakilan pejabat, termasuk Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSUD MHA Thalib, dan seorang camat.

Keterlibatan BKPSDM relevan dengan upaya pemerintah kota memperkuat pengelolaan aparatur dan budaya kerja di lingkungan birokrasi. Sebagai perangkat daerah yang menangani urusan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia, BKPSDM memiliki peran dalam mendukung peningkatan kompetensi serta profesionalisme ASN sesuai kewenangannya.

Namun, pencanangan nilai BerAKHLAK membutuhkan tindak lanjut yang konsisten. “Setiap OPD perlu menerjemahkan nilai tersebut ke dalam pelaksanaan tugas, kedisiplinan pegawai, koordinasi internal, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,”sebutnya.

Baca Juga :  Silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota, Alfin Ajak PKPS Bersama Bangun Sungai Penuh

Pelayanan Publik Menjadi Ukuran Keberhasilan

Penerapan ASN BerAKHLAK akan lebih bermakna ketika masyarakat merasakan perbaikan pelayanan. Warga membutuhkan aparatur yang memberikan informasi secara jelas, menangani urusan sesuai prosedur, serta menunjukkan sikap ramah dan profesional.

Oleh sebab itu, setiap OPD di lingkungan Pemkot Sungai Penuh perlu menjaga konsistensi pelayanan. Perangkat daerah yang menangani administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, perizinan, maupun urusan pemerintahan lainnya memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan sesuai standar yang berlaku.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pelayanan juga memerlukan koordinasi yang baik. ASN perlu membangun komunikasi antarsatuan kerja agar proses administrasi berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat.

Selain itu, pengembangan kompetensi harus berjalan seiring dengan penguatan integritas. Pegawai yang menguasai bidang tugasnya akan lebih mudah menyelesaikan pekerjaan secara tepat. Sementara itu, sikap akuntabel membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan demikian, keberhasilan penerapan BerAKHLAK tidak cukup diukur melalui pelaksanaan upacara atau penyematan pin. Pemerintah perlu mendorong penerapan nilai tersebut dalam perilaku kerja sehari-hari, disertai evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Momentum Memperkuat Kepercayaan Masyarakat

Peringatan Hari Kesadaran Nasional sekaligus pencanangan ASN BerAKHLAK menjadi pengingat bagi seluruh aparatur Kota Sungai Penuh mengenai tanggung jawab mereka sebagai pelayan masyarakat.

Alpian mengajak ASN menjaga disiplin, meningkatkan kualitas diri, serta membangun lingkungan kerja yang saling menghormati. Pesan tersebut juga menekankan pentingnya menyelaraskan perilaku aparatur dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin berkembang.

Pada akhirnya, masyarakat menilai kinerja pemerintah melalui pengalaman mereka ketika mengakses layanan. Pelayanan yang jelas, sikap pegawai yang profesional, serta penyelesaian urusan yang sesuai prosedur menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap pemerintah daerah.

Karena itu, seluruh ASN Sungai Penuh perlu menjadikan nilai BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Konsistensi aparatur, dukungan setiap OPD, dan penguatan pengelolaan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk mendorong birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Sungai Penuh diharapkan dapat terus memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga.(*)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Pemekaran 4 Desa di Muaro Jambi Masuk Tahap Akhir, Kapan Mulai Beroperasi?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru