SUNGAI PENUH, JS – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah mengajak keluarga besar Persatuan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan masyarakat. Ajakan tersebut mengemuka saat keduanya menerima kunjungan keluarga besar PKPS di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Jumat malam (16/10/2026).
Pertemuan itu menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, pengurus organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan Bundo Kanduang. Melalui dialog dalam suasana kekeluargaan, kedua pimpinan daerah tersebut menekankan pentingnya menjaga komunikasi lintas komunitas demi mendukung kemajuan Kota Sungai Penuh.
Alfin menyambut kehadiran rombongan PKPS dengan hangat. Ia mengapresiasi inisiatif para pengurus dan tokoh masyarakat yang terus menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah.
Menurut Alfin, silaturahmi memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan. Hubungan yang dekat antara pemerintah dan masyarakat dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas, termasuk untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan selamat datang serta penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di Rumah Dinas Wali Kota. Tentunya, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami,” ujar Alfin.
Alfin Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan
Alfin menilai keberagaman budaya dan tradisi menjadi salah satu kekuatan masyarakat Sungai Penuh. Berbagai latar belakang sosial tidak seharusnya membatasi hubungan antarkelompok. Sebaliknya, perbedaan dapat memperkaya kehidupan masyarakat apabila setiap orang mengedepankan sikap saling menghormati.
Karena itu, ia mengajak organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan seluruh elemen warga untuk terus merawat persatuan. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya pemerintah.
Selain menjaga hubungan antarkomunitas, masyarakat juga perlu membangun kebiasaan berdialog ketika menghadapi persoalan bersama. Komunikasi yang terbuka dapat membantu mencegah kesalahpahaman sekaligus memperkuat rasa saling percaya.
Alfin berharap keluarga besar PKPS terus mengambil bagian dalam menjaga suasana kondusif di Kota Sungai Penuh. Ia juga mengajak para tokoh masyarakat untuk menjadi penghubung yang mempererat hubungan antarkelompok.
Dengan demikian, silaturahmi tidak berhenti pada pertemuan seremonial. Hubungan tersebut diharapkan berkembang menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Azhar Hamzah Tekankan Pentingnya Kebersamaan
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya toleransi dan semangat persaudaraan. Ia menilai masyarakat perlu mempertahankan sikap terbuka agar setiap kelompok dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Azhar juga mengingatkan bahwa kemajuan kota tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Kualitas hubungan sosial, rasa aman, serta kepedulian terhadap sesama turut menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
“Kota yang mampu membuka diri dan merawat keberagaman akan menjadi kota yang maju. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi Kota Sungai Penuh ke depan,” ungkap Azhar.
Menurut Azhar, pemerintah daerah membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjalankan berbagai agenda pembangunan. Oleh sebab itu, hubungan yang baik antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh adat perlu terus diperkuat.
Ia berharap pertemuan dengan keluarga besar PKPS dapat mendorong lebih banyak ruang dialog dan kolaborasi. Melalui komunikasi yang konsisten, masyarakat dapat menyampaikan gagasan, membangun kepedulian, serta mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Azhar juga menekankan bahwa toleransi perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghargai, kepedulian sosial, dan kemauan bekerja sama menjadi modal penting untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.
Tokoh Adat dan Pengurus PKPS Hadiri Silaturahmi
Pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota tersebut turut menghadirkan sejumlah unsur keluarga besar masyarakat Pesisir Selatan. Di antaranya Mamak SAH (Surantih Air Haji), Mamak Batang Kapas, Mamak Pancung Soal, serta Mamak BTP yang mewakili Bayang, Tarusan, dan Painan.
Bundo Kanduang juga hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, Ketua Umum PKPS, Pembina PKPSHJ, serta jajaran pengurus PKPS.
Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga ikatan kekeluargaan di tengah masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam.
Selain menjadi wadah silaturahmi, pertemuan seperti ini membuka kesempatan bagi para tokoh untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah. Kedekatan tersebut dapat mendukung koordinasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial maupun pembangunan.
Peran tokoh adat dan organisasi kemasyarakatan juga penting dalam menyampaikan pesan persatuan kepada anggota komunitas masing-masing. Melalui pendekatan kekeluargaan, mereka dapat membantu menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga hubungan baik antarkelompok.
Kebersamaan Jadi Modal Pembangunan Sungai Penuh
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap silaturahmi dengan PKPS dapat memperkuat komunikasi yang selama ini terjalin. Pemerintah juga mendorong organisasi kemasyarakatan untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, nyaman, dan harmonis.
Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah dapat menjalankan program pembangunan, sementara warga dan organisasi kemasyarakatan turut memberikan dukungan melalui partisipasi, gagasan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Namun, semangat kebersamaan perlu terus hadir setelah pertemuan berakhir. Konsistensi dalam menjaga komunikasi, menghormati perbedaan, dan membangun kerja sama menjadi bagian penting untuk memperkuat hubungan antarkomunitas.
Melalui pertemuan ini, Alfin dan Azhar Hamzah menegaskan pentingnya menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga persaudaraan dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Dengan dukungan masyarakat yang solid, Sungai Penuh memiliki peluang lebih besar untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.(AN)










