Hindari, Ini Kebiasaan Berkendara yang Bisa Memperpendek Umur Motor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berkendara Motor

Berkendara Motor

OTOMOTIF,JS– Sepeda motor menjadi andalan banyak orang, terutama di kota besar dengan lalu lintas padat. Praktis dan cepat, motor memudahkan mobilitas sehari-hari. Namun, beberapa kebiasaan berkendara yang terlihat sepele ternyata bisa merusak motor dalam jangka panjang.

Pakar otomotif menekankan bahwa pengendara perlu memahami cara berkendara yang benar. Pola penggunaan yang salah dapat mempercepat keausan komponen, menurunkan performa mesin, dan meningkatkan biaya perawatan.

Memacu Mesin Sebelum Siap

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan pengendara adalah memacu motor saat mesin masih dingin. Akselerasi mendadak atau putaran mesin tinggi sebelum pemanasan membuat komponen internal cepat aus.

Baca Juga :  CB1000GT 2026, Motor Touring Terbaru Bertenaga dari Honda

Selain itu, membawa beban berlebih atau menanjak tanpa menyesuaikan gaya berkendara membuat mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, mesin lebih cepat kehilangan efisiensi dan usia pakainya menurun.

Gas dan Rem yang Tidak Konsisten

Banyak pengendara membuka dan menutup gas secara ekstrem, kemudian langsung mengerem mendadak. Kebiasaan ini memaksa kampas rem, cakram, dan transmisi bekerja lebih keras.

Baca Juga :  Berkendara, Ternyata Ini Penyebab Boros Bahan Bakar pada Mobil

Selain mempercepat keausan komponen, pola ini juga membuat ban lebih cepat habis dan konsumsi bahan bakar meningkat. Dengan menjaga alur gas dan rem tetap halus, motor bekerja lebih seimbang dan perjalanan terasa lebih nyaman.

Mengabaikan Tanda Masalah

Bunyi aneh, getaran berlebih, atau respons mesin yang berubah sering dianggap biasa. Padahal, tanda-tanda ini menandakan masalah teknis. Menunda pengecekan memperbesar risiko kerusakan dan membuat biaya perbaikan membengkak.

Pengendara sebaiknya terbiasa memeriksa motor secara rutin dan segera menindaklanjuti gejala yang muncul. Cara ini membantu menjaga performa mesin dan meningkatkan keselamatan di jalan.(*)

Berita Terkait

BBM Makin Mahal? Ini Cara Hemat Rp4 Juta/Tahun Pakai Motor Listrik 2026
Honda HRD 125 Resmi Meluncur! Skutik Petualang 125cc Rasa Africa Twin
Mobil Listrik Bisa Overheat? Ini Fakta Penting yang Jarang Diketahui Pengguna EV di 2026
BYD Atto 1!, Mobil Listrik Super Irit Ini Jadi Solusi Saat BBM Langka
Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun
Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?
Ban Mobil Masih Tebal Tapi Bisa Bikin Celaka! Ini Tanda Tire Aging yang Sering Diabaikan
Mobil Listrik Geely EX2: 25 Menit Full Charge, 395 KM Range – Worth It untuk Daily Use?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:00 WIB

BBM Makin Mahal? Ini Cara Hemat Rp4 Juta/Tahun Pakai Motor Listrik 2026

Kamis, 2 April 2026 - 17:00 WIB

Honda HRD 125 Resmi Meluncur! Skutik Petualang 125cc Rasa Africa Twin

Rabu, 1 April 2026 - 21:00 WIB

Mobil Listrik Bisa Overheat? Ini Fakta Penting yang Jarang Diketahui Pengguna EV di 2026

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

BYD Atto 1!, Mobil Listrik Super Irit Ini Jadi Solusi Saat BBM Langka

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun

Berita Terbaru

Bupati Merangin, M Syukur saat memimpin Entry Meeting Pemkab Merangin bersama BPK

Daerah

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:00 WIB