IHSG Hari Ini Menguat, Saham Energi dan Komoditas Jadi Motor Penggerak

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Ditutup melejit

IHSG Ditutup melejit

BISNIS,JS- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Setelah sebelumnya tertekan cukup dalam, indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatat penguatan dan ditutup di zona hijau.

Berdasarkan data perdagangan BEI, IHSG ditutup naik 0,67% ke level 5.912,44. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.839,67 hingga 5.912,44.

Penguatan ini menunjukkan minat beli mulai kembali muncul, terutama pada saham-saham sektor energi, petrokimia, dan komoditas. Kondisi tersebut juga sejalan dengan meningkatnya perhatian investor terhadap pergerakan crude oil price dan dinamika global stock market.

Saham DEWA, BRPT dan ESSA Jadi Bintang Perdagangan

Di antara saham-saham unggulan dan paling aktif diperdagangkan, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) mencatat kenaikan paling tajam.

DEWA

+11,41% ke Rp332

BRPT

+6,67% ke Rp1.600

ESSA

+4,63% ke Rp565

MBMA

+3,77% ke Rp496

BUMI

+3,68% ke Rp141

CUAN

+3,33% ke Rp620

Lonjakan saham-saham tersebut mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap sektor energi dan komoditas, terutama setelah harga minyak dunia bergerak naik akibat ketegangan geopolitik.

Baca Juga :  Dividen Jumbo Saat IHSG Volatil! Ini Saham dengan Yield Tertinggi 2026, Ada yang Tembus 11%

Saham yang Melemah: EXCL, KLBF hingga UNVR Tertekan

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham justru bergerak turun.

EXCL

-2,39% ke Rp2.450

KLBF

-2,03% ke Rp725

JPFA

-1,99% ke Rp1.970

PGAS

-1,75% ke Rp1.400

AKRA

-1,52% ke Rp1.300

UNVR

-1,15% ke Rp1.715

Tekanan pada saham-saham defensif seperti KLBF dan UNVR menunjukkan sebagian investor masih melakukan rotasi portofolio menuju sektor yang lebih agresif.

Investor Asing Masih Melakukan Net Sell

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan bahwa pasar sebelumnya mengalami tekanan cukup besar.

“IHSG sebelumnya turun sekitar 1,89% dan investor asing mencatat aksi jual bersih atau foreign investor net sell sekitar Rp674 miliar,” ujarnya dalam riset harian.

Beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain:

  • BBRI

  • MAPI

  • BRMS

  • AMMN

  • CPIN

Arus keluar dana asing tersebut masih menjadi faktor yang perlu dicermati investor domestik.

Level Kritis IHSG: 5.850 Jadi Penentu Arah Pasar

Menurut BNI Sekuritas, IHSG masih menghadapi risiko koreksi lanjutan apabila menembus level penting di 5.850.

Area Support

5.750 – 5.850

Area Resistance

5.900 – 5.950

“Investor perlu berhati-hati jika IHSG turun di bawah 5.850 karena koreksi dapat berlanjut ke area 5.650–5.800,” jelas Fanny.

Sentimen Global: Donald Trump dan Konflik Iran Mengguncang Pasar

Pergerakan pasar saham Indonesia juga dipengaruhi sentimen global yang cukup kuat.

Pasar internasional sempat bergejolak setelah Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah berakhir saat menghadiri KTT NATO.

Situasi semakin memanas ketika Amerika Serikat melancarkan serangan udara sebagai respons atas gangguan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz.

Akibatnya, harga minyak mentah dunia melonjak tajam dan memicu kekhawatiran inflasi global.

Dalam konteks stock market today, kenaikan harga minyak biasanya menguntungkan saham-saham energi dan komoditas, tetapi dapat menekan sektor konsumsi dan manufaktur.

Mengapa Saham Energi Jadi Primadona?

Kenaikan harga minyak dunia membuat prospek pendapatan perusahaan energi terlihat lebih menarik.

Investor mulai memburu saham-saham yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga komoditas, seperti:

  • DEWA

  • BUMI

  • BRPT

  • ESSA

  • CUAN

Fenomena ini umum terjadi ketika pasar memperkirakan permintaan energi akan tetap tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik.

Strategi Investor Jangka Pendek

Bagi trader dan investor jangka pendek, beberapa hal berikut patut diperhatikan:

1. Perhatikan Level 5.850

Level ini menjadi batas penting. Selama IHSG bertahan di atas area tersebut, peluang rebound masih terbuka.

2. Fokus pada Saham dengan Volume Besar

Saham yang mengalami kenaikan disertai volume tinggi biasanya memiliki momentum lebih kuat.

3. Hindari Mengejar Saham yang Sudah Terlalu Tinggi

Setelah melonjak tajam, risiko profit taking juga meningkat.

Prospek IHSG Pekan Ini

Jika sentimen global membaik dan arus jual asing mulai mereda, IHSG berpeluang menguji area 5.950.

Namun, apabila ketegangan geopolitik kembali meningkat dan harga minyak melonjak terlalu cepat, volatilitas pasar dapat kembali tinggi.

Investor perlu mengombinasikan analisis teknikal dan fundamental sebelum mengambil keputusan.

Kesimpulan

IHSG berhasil ditutup menguat ke 5.912,44 setelah didorong oleh reli saham energi dan komoditas. Saham DEWA, BRPT, dan ESSA menjadi motor utama penguatan pasar.

Meski demikian, investor masih perlu mewaspadai aksi jual asing dan level kritis 5.850. Sentimen global terkait konflik Iran dan pernyataan Donald Trump juga berpotensi memengaruhi arah global stock market dalam beberapa hari ke depan.

Bagi investor yang ingin mencari peluang cuan, sektor energi masih menjadi sorotan utama. Namun disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci agar tidak terjebak volatilitas pasar.

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Pertamax Turun, Cek Daftar Lengkap dan Harga Terbarunya
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri Terbaru Agustus 2026: Mana yang Paling Menguntungkan?
Modal Terbatas Bukan Halangan, Ini Strategi Investasi Saham untuk Membangun Kekayaan Jangka Panjang
BRI Tebar Cashback 50 Persen untuk Beli Voucher Games di BRImo, Bisa Dapat Rp100 Ribu Tiap Bulan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 23 Agustus 2026 Naik atau Turun? Cek Harga Selengkapnya Disini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 22 Agustus 2026 Naik, Cek Daftar Lengkapnya
BNI wondrX 2026 Hadirkan Zona Travel, Tiket Pesawat Murah hingga Visa dalam Satu Tempat
Cara Klaim Jasa Raharja untuk Korban Kecelakaan 2026: Syarat, Dokumen, Prosedur, dan Besaran Santunan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Pertamax Turun, Cek Daftar Lengkap dan Harga Terbarunya

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri Terbaru Agustus 2026: Mana yang Paling Menguntungkan?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Modal Terbatas Bukan Halangan, Ini Strategi Investasi Saham untuk Membangun Kekayaan Jangka Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:06 WIB

BRI Tebar Cashback 50 Persen untuk Beli Voucher Games di BRImo, Bisa Dapat Rp100 Ribu Tiap Bulan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 23 Agustus 2026 Naik atau Turun? Cek Harga Selengkapnya Disini

Berita Terbaru