Breaking News Kerinci: Rumah Warga Sebukar Dilalap Sijago Merah, Upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Kerinci, Jambi, pada Jumat (5/6/2026). Kali ini, kobaran api melahap sebuah rumah dua lantai milik bidan Deti yang juga merupakan rumah orang tua dari mantan Pj Bupati Kerinci, Asraf di Desa Sebukar. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat karena api membesar dalam waktu singkat dan mengancam bangunan di sekitarnya.

Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran bersama warga masih terus berupaya menjinakkan kobaran api. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan menarik perhatian warga dari berbagai penjuru desa.

Api Cepat Membesar dan Menghanguskan Bangunan

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api muncul dari bagian rumah sebelum akhirnya menyebar ke seluruh bangunan. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api berkembang dengan sangat cepat.

Warga sekitar berusaha melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut belum mampu menghentikan laju si jago merah.

Baca Juga :  Viral Surat Desa Ujung Ladang Soal Harimau, Petani Kerinci Minta Evakuasi Segera

Dalam waktu singkat, api menguasai sebagian besar bangunan rumah dua lantai tersebut. Suara kayu yang terbakar dan runtuhnya beberapa bagian bangunan membuat suasana semakin mencekam.

Sejumlah warga memilih menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko tertimpa material bangunan yang terbakar. Sementara itu, warga lainnya membantu mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Petugas Pemadam dan Warga Bersatu Lawan Kobaran Api

Tidak lama setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung menggelar selang dan menyemprotkan air ke titik api yang paling besar.

Selain petugas pemadam, warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman. Mereka bekerja sama mengatur akses jalan, membantu suplai air, dan memastikan area sekitar tetap aman.

Baca Juga :  Bupati Sarolangun Lantik Direksi PERSERODA Serumpun Pseko

Kerja sama antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya mengendalikan kebakaran. Dengan kondisi api yang cukup besar, proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran rumah biasa.

Hingga saat ini, petugas masih berjibaku memadamkan kebakaran.

Warga Sebukar Berkerumun Saksikan Kebakaran

Peristiwa kebakaran tersebut mengundang perhatian ratusan warga. Banyak warga mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung proses pemadaman.

Sebagian masyarakat merekam kejadian menggunakan telepon genggam dan membagikannya ke media sosial. Video serta foto kebakaran dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan grup percakapan masyarakat Kerinci.

Fenomena ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap informasi kebakaran, terutama ketika insiden terjadi di lingkungan permukiman padat penduduk.

Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran demi menjaga keselamatan bersama.(*)

Berita Terkait

ASN Sungai Penuh Wajib Tahu! Absen Kerja Berhari-hari Bisa Berujung Dipecat, BKPSDM Tegaskan Sanksi Disiplin
Update Terbaru Pelaksanaan Seleksi CPNS Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Reuni Akbar Alumni SMAN 1 Sungai Penuh 2026
Dibayar Mulai Hari Ini, Gaji Ke-13 PNS dan PPPK Sungai Penuh Cair
Beruang Liar Kembali Teror Kerinci, Dua Kali Rumah Warga Sungai Abu Dirusak
RSUD Kerinci Siapkan 30 Tempat Tidur, Kasus ISPA hingga Muntaber Meningkat Saat Cuaca Berubah
BKAD Sungai Penuh Gandeng Kejari Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Langkah Penting Cegah Masalah Hukum Aset Pemda
Wawako Azhar Hamzah Perkuat Sinergi Berantas Geng Motor di Sungai Penuh
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:03 WIB

ASN Sungai Penuh Wajib Tahu! Absen Kerja Berhari-hari Bisa Berujung Dipecat, BKPSDM Tegaskan Sanksi Disiplin

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:01 WIB

Update Terbaru Pelaksanaan Seleksi CPNS Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:01 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Reuni Akbar Alumni SMAN 1 Sungai Penuh 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:01 WIB

Dibayar Mulai Hari Ini, Gaji Ke-13 PNS dan PPPK Sungai Penuh Cair

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:31 WIB

Beruang Liar Kembali Teror Kerinci, Dua Kali Rumah Warga Sungai Abu Dirusak

Berita Terbaru