Kejari Diminta Usut Penyimpangan Dana Desa di Sungai Penuh

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengelolaan Dana Desa

Ilustrasi pengelolaan Dana Desa

SUNGAIPENUH,JS – Kejari Diminta Usut Penyimpangan Dana Desa di Sungai Penuh

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh mendapat tantangan dalam memberantas dugaan korupsi dana desa di Kota Sungai Penuh. Meski terlihat tenang, pengelolaan dana desa di kota ini masih banyak celah.

Aktivis Kerinci, Jul, menilai banyak kejanggalan dalam pengelolaan dana desa. Namun, masyarakat enggan peduli atau melaporkan dugaan penyimpangan yang mereka temukan.

“Program bantuan pemerintah sering dikeluhkan warga, terutama yang disalurkan pemerintah desa dengan praktik nepotisme,” kata Jul.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri RUPS Bank Jambi, Dorong Peran Strategis Pembiayaan Daerah

Setiap desa di Kota Sungai Penuh mengelola dana lebih dari Rp 1 miliar. Perangkat desa juga menerima gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Masih ada pihak desa yang ‘bermain-main’ dengan dana desa. Kami berharap Kejari Sungai Penuh bertindak tegas,” tambahnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh sempat menyapaikan pihaknya mulai melirik sejumlah kepala desa (kades) dalam Kota Sungai Penuh terkait dugaan penyalahgunaan dana desa.

Baca Juga :  Rahasia Build Hanzo Tersakit untuk Menjadi Jungler Mematikan

“Ada, kades Sungai Penuh yang kasusnya akan naik,” kata Kasi Intel Kejari Sungai Penuh, Moehargung Al Sonta..

Moehargung menolak menyebut identitas kades.“Tunggu saja, nanti kita pres rilis,” ujarnya singkat.

Ia menegaskan saat ini pihaknya masih melengkapi bukti yang ada.”Tidak ada yang kebal hukum, apalagi kades,”tegasnya.

Kejari menegaskan pihaknya menjalankan proses hukum secara transparan dan menekankan akuntabilitas penggunaan dana desa demi kesejahteraan masyarakat.(AN)

Berita Terkait

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker
Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring
Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA
Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas
Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Sungai Penuh Berubah, Cek Jam Pengaliran dan Wilayah Pelanggan
Lubuk Larangan Durian Rambun Resmi Dibuka, Bupati M. Syukur Siapkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Tegaskan Larangan PETI
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 8 September 2026 - 07:22 WIB

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring

Senin, 7 September 2026 - 14:01 WIB

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA

Senin, 7 September 2026 - 10:59 WIB

Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas

Berita Terbaru