Kekosongan Jabatan Kadis LH, Ditengah Masalah Sampah Akut

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi sampah yang menumpuk di ruas jalan kerinci

Tampak kondisi sampah yang menumpuk di ruas jalan kerinci

KERINCI,JS – Masyarakat kini menyoroti kekosongan jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci. Masalah ini muncul terutama karena persoalan sampah di kabupaten ini semakin parah. Beberapa hari terakhir, warga menemukan tumpukan sampah di banyak jalan, sehingga memicu kritik tajam.

Sejumlah pengamat menilai lambannya penanganan masalah terjadi karena DLH tidak memiliki pimpinan. “Ini tidak hanya soal TPA. Kekosongan jabatan Kadis LH juga menjadi perhatian. Kita sama-sama tahu, pasukan tanpa komando pasti akan susah bekerja,” kata Yusuf, pemerhati lingkungan Kerinci.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Kukuhkan 600 Guru Profesional, Yudisium PPG ke-V

Lebih jauh lagi, pejabat eselon III dan IV di DLH, khususnya yang menangani sampah, masih kesulitan bertindak. Kesulitan ini muncul karena belum ada penanggung jawab administrasi (PA). Di sisi lain, efisiensi anggaran membuat armada dan petugas DLH sulit bergerak menangani sampah.

Baca Juga :  Perambahan Hutan Menggila, Kerinci Diambang Bencana

Oleh karena itu, masyarakat meminta Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Monadi–Murison, segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini. “Semoga persoalan sampah menjadi prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati Kerinci. Kasihan Kerinci yang dikenal indah, malah tercoreng oleh tumpukan sampah,” tambah Yusuf.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bongkar Ladang Ganja Versi Rumahan

Jul, aktivis Kerinci menegaskan keberadaan sampah yang menumpuk sangay memengaruhi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Namun hingga kini, DLH belum menunjukkan langkah nyata dan terukur untuk menangani masalah yang semakin meluas.

Perlu diingat, pada 2025, Pj Bupati Asraf menanggapi keluhan warga dengan meninjau lokasi penumpukan sampah dan menggelar rapat bersama UPTD terkait. Meski demikian, langkah tersebut belum berhasil menurunkan tumpukan sampah di lapangan.

Baca Juga :  Kerinci Raih Nilai A Pada Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik

Memasuki 2026, kepala daerah definitif yang baru memimpin Kabupaten Kerinci. Masalah sampah menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa ditunda. Dengan demikian, masyarakat menunggu aksi nyata dan inovasi berkelanjutan, bukan sekadar wacana.(AN)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB