Kemenag Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin. Kemenag.co.id

Foto ; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin. Kemenag.co.id

JAKARTA,JS– Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa meningkatkan kesejahteraan dan tata kelola guru agama serta madrasah merupakan prioritas utama dalam upaya menciptakan pendidikan agama yang unggul dan kompetitif. Kemenag terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Kemenko PMK, Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Komisi VIII DPR RI, untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan dalam sektor pendidikan ini.

Perbaikan Kesejahteraan Guru Agama

Kamaruddin mengungkapkan bahwa Kemenag telah mengambil langkah nyata dalam memperbaiki kesejahteraan guru agama. Salah satu langkah konkret yang telah dilaksanakan adalah kenaikan Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang semula sebesar Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Kamaruddin menjelaskan, “Kemenag serius untuk memperbaiki tata kelola dan kesejahteraan guru. Salah satu indikatornya adalah kenaikan TPG, dan kami berencana untuk terus mengupayakan peningkatan lainnya.”

Selain itu, Kamaruddin menambahkan bahwa akselerasi sertifikasi guru agama dan madrasah juga mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2025. Program sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sekaligus memberi penghargaan kepada guru yang telah memenuhi syarat.

Koordinasi dalam Rekrutmen Guru Agama

Kamaruddin menegaskan pentingnya koordinasi dalam proses pengangkatan guru agama, baik di madrasah swasta maupun di sekolah-sekolah agama. Menurutnya, koordinasi yang efektif akan mempermudah pendataan dan pengelolaan guru, serta memberikan afirmasi yang tepat. “Koordinasi yang baik antara Kemenag dan berbagai pihak terkait sangat penting. Ini memastikan bahwa tata kelola guru berjalan lancar dan guru-guru tersebut mendapat afirmasi yang sepatutnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Sayembara buang Sampah Liar di Kabupaten Merangin! Pelanggar Terancam Denda Rp10 Juta

Kamaruddin menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam proses pengangkatan dan pendataan guru agama di berbagai jenjang pendidikan.

Regulasi Rekrutmen Guru Madrasah Swasta

Kamaruddin juga menjelaskan bahwa pengangkatan guru di madrasah swasta diatur melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 1006 Tahun 2021.

  1. Penyelenggara pendidikan mengajukan usulan kebutuhan guru kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
  2. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota memberikan persetujuan atau rekomendasi setelah melakukan analisis kebutuhan guru melalui Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA).
  3. Pembentukan panitia seleksi yang melibatkan unsur yayasan, Kantor Kemenag, dan pihak-pihak terkait lainnya.
  4. Pengumuman penerimaan calon guru sesuai dengan jenjang pendidikan yang diselenggarakan (RA, MI, MTs, MA, atau MAK).
  5. Pelamar mengirimkan surat lamaran yang dilengkapi dengan dokumen yang diperlukan, baik dalam amplop tertutup atau melalui media elektronik.
Baca Juga :  Prabowo Promosikan Program MBG di Forum Bisnis AS

Kamaruddin menegaskan bahwa regulasi ini memberikan landasan yang jelas bagi pengelolaan rekrutmen guru di madrasah swasta, serta memastikan proses yang transparan dan efisien.

Sertifikasi Guru Agama dan Madrasah

Masalah sertifikasi guru agama juga menjadi perhatian serius Kemenag. Saat ini, sekitar 423.398 guru madrasah belum mengikuti sertifikasi. Kamaruddin menyatakan bahwa guru-guru yang memenuhi syarat akan menjadi prioritas untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara bertahap di LPTK pada tahun ini. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa guru-guru yang eligible untuk sertifikasi akan mendapat kesempatan mengikuti PPG. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas guru di madrasah,” tuturnya.

Kamaruddin juga menekankan bahwa Kemenag bersama kementerian/lembaga terkait dan Komisi VIII DPR terus berupaya mempercepat perbaikan tata kelola serta kesejahteraan guru melalui program sertifikasi dan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Pemerintah sangat fokus pada sektor pendidikan, dan kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Dibuka Bulan Depan, Ini Bocoran Formasi, Syarat Daftar SSCASN dan Peluang Lolos Terbaru
Sidang Isbat Malam Ini, Idul Adha Jatuh Pada 27 Mei 2026
Lowongan Kerja PT Mayora Indah Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Fresh Graduate D4-S1 Bisa Daftar Gaji dan Karier Menjanjikan
Gaji 13 PPPK Bangka Cair Juni 2026, TPP ASN Naik Rp250 Ribu! Ini Jadwal dan Besaran Lengkapnya
Guru Honorer Jangan Panik, Ini Solusi yang Disiapkan Pemerintah dan DPR
Harga Tiket Pesawat Domestik Resmi Naik, Fuel Surcharge Tembus 50 Persen Mulai Mei 2026
PENTING! PPPK 2026 Wajib Lengkapi DMS di MyASN, Ini Cara Naikkan Skor Arsip Digital agar Data Aman dan Cepat Diverifikasi
PPPK Terancam Dirumahkan?, AMP Bakal Temui Prabowo hingga Komisi II DPR
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:05 WIB

Dibuka Bulan Depan, Ini Bocoran Formasi, Syarat Daftar SSCASN dan Peluang Lolos Terbaru

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:02 WIB

Sidang Isbat Malam Ini, Idul Adha Jatuh Pada 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:03 WIB

Lowongan Kerja PT Mayora Indah Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Fresh Graduate D4-S1 Bisa Daftar Gaji dan Karier Menjanjikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:05 WIB

Gaji 13 PPPK Bangka Cair Juni 2026, TPP ASN Naik Rp250 Ribu! Ini Jadwal dan Besaran Lengkapnya

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:03 WIB

Guru Honorer Jangan Panik, Ini Solusi yang Disiapkan Pemerintah dan DPR

Berita Terbaru