Kemenkop Dorong Warga Jadi Anggota Kopdeskel Merah Putih

Untuk Pemberdayaan Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kopdeskel yang tengah persiapan pelaksanaan di tiap desa dan kelurahan di Indonesia

Ilustrasi Kopdeskel yang tengah persiapan pelaksanaan di tiap desa dan kelurahan di Indonesia

JAKARTA,JS- Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong seluruh warga desa dan kelurahan bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Tujuannya untuk memutus rantai distribusi, memberantas rentenir, dan menekan harga kebutuhan pokok.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih, mengatakan jumlah anggota Kopdeskel Merah Putih baru mencapai 1,29 juta orang. Dari 82 ribu Kopdeskel yang berbadan hukum, tiap koperasi rata-rata hanya memiliki 14 anggota.

“Ini menjadi PR bagi kita. Presiden ingin seluruh masyarakat di desa dan kelurahan menjadi anggota koperasi,” ujar Henra di Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Rilis 2026, Apple Siapkan iPhone Lipat Pertama, iPhone Fold

Henra menegaskan koperasi tidak akan kuat jika anggotanya sedikit. Ia mencontohkan koperasi dengan 10 anggota hanya memiliki modal terbatas. Akibatnya, sulit membuka usaha. Sebaliknya, jika 1.000 warga menjadi anggota, koperasi bisa mengumpulkan modal lebih dari Rp560 juta.

Beberapa Kopdeskel menetapkan simpanan pokok tinggi, bahkan mencapai Rp500 ribu. Kemenkop akan mendampingi agar simpanan pokok turun menjadi Rp50 ribu dan simpanan wajib menjadi Rp10 ribu. Hal ini memudahkan masyarakat bergabung.

Baca Juga :  Ekspor Batu Bara Indonesia Dibatasi, Ini Negara yang Terdampak

Henra menyoroti ketimpangan jumlah anggota antar-Kopdeskel. Beberapa hanya memiliki 9 anggota, sementara yang lain mencapai 900 anggota. Ia meminta seluruh Kopdeskel memperbarui data anggota melalui SimKopdes.

“Nah ini luar biasa jika semua Kopdeskel mendaftarkan seluruh warga desanya. Misal 500 orang per desa, itu bisa menambah hampir 40 juta anggota baru,” jelas Henra.

Henra menekankan, koperasi bertujuan memberdayakan masyarakat. Kekuatan koperasi terletak pada jumlah anggotanya. Karena itu, partisipasi seluruh warga sangat penting.(AN)

Berita Terkait

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda
APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai
WFH 1 Hari Mulai Berlaku! Benarkah Bisa Tekan BBM dan Subsidi Energi? Ini Faktanya
UU HKPD 2027 Berlaku! Ribuan PPPK Terancam PHK Jika APBD Tak Kuat
Pinjol Didenda Rp 755 Miliar, OJK Siap Turun Tangan? Ini Risiko bagi Debitur
Gelombang Efisiensi 2026 Hantam ASN, PPPK Paling Terpukul
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30 WIB

APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai

Senin, 30 Maret 2026 - 16:30 WIB

WFH 1 Hari Mulai Berlaku! Benarkah Bisa Tekan BBM dan Subsidi Energi? Ini Faktanya

Berita Terbaru

Kondisi jalan rnah pemetik kerinci

Daerah

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Mar 2026 - 21:30 WIB