Konflik Pompong di Gedong Karya Berakhir Damai Lewat Mediasi

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik Pompong di Muaro Jambi Berakhir damai.

Konflik Pompong di Muaro Jambi Berakhir damai.

MUAROJAMBI,JS- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi meredam potensi konflik sosial setelah Zulkarnain membakar satu unit pompong milik Yakub di Desa Gedong Karya, Kabupaten Muaro Jambi.

Proses perdamaian berlangsung pada Jumat (12/12/2025) pukul 10.00 WIB di Kantor Bupati Muaro Jambi. Yakub dan Zulkarnain hadir langsung untuk mengikuti mediasi.

Baca Juga :  Seleksi Administrasi JPT Muaro Jambi Rampung, Ini Namanya

AKBP Ade Candra, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, dan Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno memimpin pertemuan secara kondusif. Mereka memfasilitasi mediasi untuk mencegah konflik meluas setelah laporan pembakaran pompong masuk.

Selama mediasi, pelapor dan terlapor menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan. Zulkarnain menyatakan akan mengganti kerugian atas pompong yang terbakar dengan bantuan pemerintah daerah. Kedua pihak menandatangani surat perdamaian untuk mengukuhkan kesepakatan tersebut.

Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Yakub berkomitmen untuk menghentikan aktivitas penyelaman mencari barang antik di kawasan tersebut, yang sebelumnya memicu ketegangan sosial di desa.

Baca Juga :  Dua Kasus Kriminal Terungkap di Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno menilai penyelesaian damai menunjukkan efektivitas koordinasi antarlembaga dalam meredam potensi gangguan kamtibmas di wilayah pesisir.(AN)

Kepolisian juga merekomendasikan aparat meningkatkan pengawasan dan pendekatan kepada warga Desa Gedong Karya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Saat ini, situasi di Desa Gedong Karya aman dan kondusif. Yakub dan Zulkarnain menerima hasil mediasi tanpa keberatan.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Berita Terbaru