Labkesda Kota Jambi Naik Kelas, Air Minum dan Pangan Kini Diperiksa Lebih Ketat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi peresmian laboratorium kesehatan Kota jambi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza

Prosesi peresmian laboratorium kesehatan Kota jambi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza

JAMBI,JS- Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem pengawasan kesehatan lingkungan. Terbaru, Pemkot meresmikan gedung baru Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza. Momentum ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan laboratorium kesehatan yang lebih modern dan profesional.

Fasilitas Modern, Layanan Semakin Lengkap

Gedung Labkesda yang baru menghadirkan fasilitas yang lebih representatif. Ruang pemeriksaan tertata lebih nyaman, sementara peralatan laboratorium kini jauh lebih lengkap dan mutakhir. Dengan dukungan tersebut, petugas dapat melakukan berbagai jenis pengujian secara lebih cepat dan akurat.

Maulana menegaskan, Labkesda bukan sekadar bangunan baru. Lebih dari itu, fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pengawasan kualitas lingkungan dan pangan di Kota Jambi.

Baca Juga :  Program DMD Tebo, Masyarakat ; Bagus Namun Perlu Dievaluasi

Fokus Utama: Pengujian Kualitas Air

Selanjutnya, Labkesda memprioritaskan pemeriksaan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat. Pengujian mencakup air dari PDAM hingga depot air minum isi ulang yang jumlahnya terus meningkat.

“Alhamdulillah, saat ini Labkesda sudah mampu memeriksa kualitas air secara lengkap, termasuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya,” kata Maulana.

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, Kota Jambi memiliki banyak unit usaha air minum dengan produksi besar setiap hari.

Tidak berhenti pada air, Labkesda juga memperluas layanan pengujian makanan. Laboratorium ini mampu mendeteksi zat berbahaya seperti boraks dan formalin yang kerap ditemukan pada produk pangan.

Pengujian ini semakin krusial seiring bertambahnya jumlah dapur penyedia makanan dalam program SPPG yang kini mencapai 76 dapur.

“Keamanan pangan harus menjadi perhatian utama. Uji laboratorium wajib dilakukan agar masyarakat benar-benar terlindungi,” tegas Maulana.

Layani Daerah Lain dan Periksa Vektor Penyakit

Selain melayani kebutuhan internal, Labkesda Kota Jambi juga membuka peluang bagi daerah lain yang belum memiliki fasilitas serupa untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan.

Baca Juga :  Waspada, BMKG Deteksi Dua Siklon Tropis di Wilayah Indonesia

Di sisi lain, lantai tiga gedung baru ini menyediakan fasilitas khusus pemeriksaan vektor penyakit, seperti nyamuk, tikus, tungau, dan lalat. Hewan-hewan tersebut dikenal sebagai penyebar berbagai penyakit, sehingga pengawasan dan identifikasi dini menjadi kunci pencegahan wabah.

Dorong Perlindungan Kesehatan dan PAD

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen terus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan Labkesda. Upaya ini bertujuan menjawab tantangan kesehatan lingkungan yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat kontribusi sektor jasa laboratorium terhadap PAD.

Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan kemampuan uji yang semakin luas, Labkesda Kota Jambi diharapkan tumbuh sebagai pusat rujukan pemeriksaan kualitas air, pangan, dan lingkungan di Provinsi Jambi.(*)

Berita Terkait

Harga Cabai Anjlok Drastis, Petani Kerinci Merugi: Biaya Produksi Tinggi, Untung Nol!
Wali Kota Alfin Tinjau Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh: Strategi Baru Dorong Ekonomi UMKM, Kebersihan, dan Lonjakan Daya Saing Pasar Rakyat
Investor Jerman Incar Hilirisasi Kelapa Tanjab Timur: Peluang Emas Industri Bernilai Ekspor Tinggi
Investasi Muaro Jambi Meledak 2025! Pemkab Bentuk Tim Khusus, Pengusaha Tak Lagi Diperiksa Berkali-Kali
Update Terbaru Haji 2026: 414 JCH Kerinci Siap Berangkat, Cek Jadwal dan Rutenya di Sini
Pemprov Jambi Gaspol Perkuat Pemuda Hadapi Era AI, Peluang Startup dan UMKM Makin Terbuka!
Santunan Rp311 Juta Cair! Kisah Haru DPRD Merangin Ini Buktikan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan
Manggis Kerinci Naik Kelas! Status Indikasi Geografis Bisa Bikin Harga Melonjak Tajam
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 21:30 WIB

Harga Cabai Anjlok Drastis, Petani Kerinci Merugi: Biaya Produksi Tinggi, Untung Nol!

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Alfin Tinjau Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh: Strategi Baru Dorong Ekonomi UMKM, Kebersihan, dan Lonjakan Daya Saing Pasar Rakyat

Sabtu, 11 April 2026 - 15:30 WIB

Investor Jerman Incar Hilirisasi Kelapa Tanjab Timur: Peluang Emas Industri Bernilai Ekspor Tinggi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:30 WIB

Investasi Muaro Jambi Meledak 2025! Pemkab Bentuk Tim Khusus, Pengusaha Tak Lagi Diperiksa Berkali-Kali

Sabtu, 11 April 2026 - 10:30 WIB

Update Terbaru Haji 2026: 414 JCH Kerinci Siap Berangkat, Cek Jadwal dan Rutenya di Sini

Berita Terbaru

Pemprov dan Enam Bupati Se-Sulbar Sepakat tidak Pecat PPPK

Nasional

Pemprov dan Enam Bupati Se-Sulbar Sepakat Tak akan Pecat PPPK

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:30 WIB