Santunan Rp311 Juta Cair! Kisah Haru DPRD Merangin Ini Buktikan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin, M. Syukur, bersama pimpinan dan anggota dewan menyaksikan langsung penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris almarhum M. Yani.

Bupati Merangin, M. Syukur, bersama pimpinan dan anggota dewan menyaksikan langsung penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris almarhum M. Yani.

MERANGIN,JS- Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti rapat paripurna DPRD Merangin pada Jumat, 10 April 2026. Momen tersebut tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga menghadirkan kisah nyata tentang pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja.

Bupati Merangin, M. Syukur, bersama jajaran pimpinan dan anggota dewan menghadiri langsung penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta beasiswa pendidikan kepada keluarga almarhum M. Yani.

Penyerahan ini menghadirkan emosi mendalam, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Banyak pihak menyaksikan bagaimana program jaminan sosial benar-benar memberikan dampak nyata.

Santunan Rp311,5 Juta dan Beasiswa Pendidikan

Santunan sebesar Rp311,5 juta diserahkan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Merangin, Dimas Agung Ibrahim, kepada Agustiningsih, istri almarhum.

Rincian santunan tersebut meliputi:

  • Santunan kematian sebesar Rp214 juta
  • Beasiswa pendidikan untuk dua anak sebesar Rp97,5 juta

Selain itu, bantuan ini menjadi bukti konkret bahwa program jaminan sosial bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan.

Baca Juga :  Sayembara buang Sampah Liar di Kabupaten Merangin! Pelanggar Terancam Denda Rp10 Juta

Sosok Almarhum: Anggota DPRD Aktif dan Peserta BPJS

Almarhum M. Yani dikenal sebagai anggota Komisi II DPRD Merangin dari Partai Nasdem. Selama hidupnya, ia aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Keikutsertaannya dalam program ini akhirnya memberikan manfaat besar bagi keluarganya setelah kepergiannya.

Fakta ini sekaligus memperkuat pesan penting bahwa perlindungan kerja bukan hanya untuk pekerja formal, tetapi juga untuk semua lapisan masyarakat.

Bupati Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa penyerahan santunan tersebut menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam melindungi tenaga kerja.

Ia menekankan bahwa jaminan sosial harus menjangkau seluruh pekerja, baik formal maupun informal.

“Program ini memberikan kepastian perlindungan. Kami ingin seluruh aparatur desa hingga pekerja rentan mendapatkan akses yang sama,” tegasnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan rencana strategis pemerintah daerah untuk memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat terlindungi dari risiko kerja di masa depan.

Sinergi Pemerintah dan BPJS Jadi Kunci

Di sisi lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Merangin, Dimas Agung Ibrahim, menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga jaminan sosial.

Menurutnya, sinergi yang kuat mampu menghadirkan perlindungan yang lebih luas dan merata.

Ia menjelaskan bahwa manfaat kepesertaan BPJS tidak hanya berupa santunan kematian, tetapi juga mencakup:

  • Perlindungan kecelakaan kerja
  • Jaminan hari tua
  • Beasiswa pendidikan anak
  • Dukungan finansial berkelanjutan

Dengan kata lain, program ini membantu keluarga tetap memiliki masa depan yang terjamin meskipun kehilangan tulang punggung keluarga.

Baca Juga :  Daftar Asuransi Terbaik 2026 di Indonesia: Iuran Murah, Fasilitas Lengkap, Klaim Mudah!

Dampak Nyata bagi Keluarga Pekerja

Momen penyerahan santunan ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana jaminan sosial bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

Keluarga almarhum tidak hanya menerima bantuan finansial, tetapi juga harapan baru untuk melanjutkan kehidupan.

Beasiswa pendidikan yang diberikan memastikan anak-anak almarhum tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Hal ini menjadi salah satu manfaat paling signifikan, karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi penerus.

Kesadaran Masyarakat Masih Perlu Ditingkatkan

Meskipun manfaat BPJS Ketenagakerjaan sudah terbukti, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya menjadi peserta.

Oleh karena itu, momentum seperti ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan edukasi publik.

Dimas Agung Ibrahim berharap masyarakat mulai melihat kepesertaan BPJS sebagai langkah preventif, bukan sekadar kewajiban administratif.

Dengan semakin banyaknya peserta, perlindungan sosial akan menjadi lebih kuat dan menyeluruh.

Strategi Perluasan Kepesertaan di Merangin

Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi:

  • Pekerja informal
  • Petani dan nelayan
  • Pedagang kecil
  • Tenaga honorer dan non-ASN

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perlindungan kerja yang inklusif.

Selain itu, program ini juga mendukung stabilitas ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi risiko tak terduga.

Kenapa BPJS Ketenagakerjaan Penting?

Ada beberapa alasan utama mengapa program ini menjadi sangat penting:

  1. Memberikan perlindungan finansial saat risiko terjadi
  2. Menjamin masa depan keluarga pekerja
  3. Mengurangi beban ekonomi akibat kecelakaan atau kematian
  4. Menyediakan akses pendidikan bagi anak pekerja

Dengan manfaat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu program strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Penutup: Kisah Haru yang Jadi Pelajaran Penting

Penyerahan santunan di DPRD Merangin bukan sekadar seremoni. Momen ini menghadirkan pelajaran penting tentang arti perlindungan sosial.

Kisah almarhum M. Yani menjadi bukti bahwa keputusan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan memberikan dampak besar bagi keluarga.

Ke depan, pemerintah daerah bersama BPJS diharapkan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.

Dengan demikian, perlindungan kerja tidak lagi menjadi pilihan, tetapi kebutuhan utama bagi setiap pekerja di Indonesia.(*)

Berita Terkait

ASN Sungai Penuh Wajib Isi DMS, BKPSDM: Data Akurat Menentukan Layanan dan Masa Depan Kepegawaian
Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh
Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun
Transaksi Rp28 di Livin’ by Mandiri Bisa Dapat Paket Makanan, Ini Cara dan Jadwal Program Berbagi Jelang HUT ke-28
Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini, Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Ceria
Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:01 WIB

ASN Sungai Penuh Wajib Isi DMS, BKPSDM: Data Akurat Menentukan Layanan dan Masa Depan Kepegawaian

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir

Berita Terbaru