Latihan Angkatan Laut BRICS “Will for Peace 2026” jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Latihan Militer Negara-negara anggota Bric

Foto : Latihan Militer Negara-negara anggota Bric

INTERNASIONAL,JS- Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, negara-negara anggota BRICS dan sekutunya memulai latihan angkatan laut bertajuk “Will for Peace 2026” di perairan lepas pantai Cape Town, Afrika Selatan. Latihan ini berlangsung hingga 16 Januari 2026. Sementara itu, dunia mengamati tindakan Amerika Serikat di laut lepas.

Tujuan Latihan

Baca Juga :  AS Waswas, Iran dan Hizbullah Memperluas Jejak di Venezuela

Latihan ini bertujuan:

Meningkatkan interoperabilitas angkatan laut negara peserta.

Menjaga keselamatan jalur pelayaran internasional.

Melindungi aktivitas ekonomi dan komersial di wilayah laut strategis.

Selain itu, Afrika Selatan, Rusia, China, dan Iran mengerahkan kapal perang dan bekerja sama dalam simulasi operasi maritim.

Bukan Respons Langsung ke AS

Baca Juga :  Enam Maskapai Hentikan Penerbangan ke Venezuela, Ada Apa..?

Wakil Menteri Pertahanan Afrika Selatan, Bantu Holomisa, menegaskan:

“Kami merencanakan latihan ini jauh sebelum AS menyita kapal tanker Rusia. Kami tidak melihat Washington sebagai musuh.”

Dengan kata lain, Afrika Selatan memfokuskan diri pada kerja sama maritim BRICS dan menjaga keamanan Samudra Hindia dan Atlantik.

Partisipasi Negara dan Pengamat

Aktif: Afrika Selatan, Rusia, China, Iran

Pengamat: Brasil, Ethiopia, Indonesia

Di samping itu, Indonesia hadir sebagai pengamat untuk menegaskan peran diplomatiknya dalam forum BRICS Plus.

Latar Belakang Latihan

Latihan “Will for Peace 2026” mengembangkan latihan angkatan laut Mosi (Asap) edisi ketiga antara China, Rusia, dan Afrika Selatan. Awalnya, pihak penyelenggara menjadwalkan latihan pada November 2025. Namun, mereka menunda kegiatan itu karena Afrika Selatan menjadi tuan rumah KTT G20.

Sorotan Geopolitik

Latihan ini berlangsung di tengah sejumlah isu global:

AS menyita kapal tanker Rusia terkait sanksi terhadap Venezuela.

AS menahan lima kapal tanker lain di kawasan Karibia.

Dunia khawatir terjadi eskalasi konflik di jalur laut utama.

Meski begitu, Afrika Selatan menegaskan bahwa latihan ini tidak ditujukan untuk konfrontasi politik. Pemerintah fokus menjaga stabilitas jalur laut strategis.(TIM)

Berita Terkait

Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan
Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini
Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini
Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381
Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 25 Juni 2026, 100 Ringgit Berapa Rupiah?
Harga Pertamax Berpotensi Turun Juli 2026, Ini Penyebab Utama dan Prediksi Terbaru BBM Non Subsidi
5 Ringgit Berapa Rupiah?, Cek Kurs Ringgit Terhadap Rupiah Malam Ini
Kian Menguat, Cek Kurs Ringgit Malaysia Terhadap Rupiah Hari Ini 22 Juni 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02 WIB

Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:18 WIB

Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:02 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 25 Juni 2026, 100 Ringgit Berapa Rupiah?

Berita Terbaru