PAD Merangin Over Target, Tiga OPD Diganjar Rapor Merah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin, M. Syukur

Bupati Merangin, M. Syukur

MERANGIN,JS– Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin tahun 2025 mencatatkan keberhasilan. Namun, capaian itu menyingkap masalah serius di internal pemerintah daerah. Beberapa OPD gagal menjalankan tanggung jawabnya meski PAD melebihi target.

Berdasarkan evaluasi, PAD mencapai Rp162 miliar dari target Rp154,5 miliar atau 104,84 persen. Namun, tiga OPD hanya menyerap PAD di bawah 50 persen, sehingga Bupati Merangin, M. Syukur, langsung memberikan “rapor merah”.

Bupati menyampaikan hal ini dalam rapat evaluasi PAD Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/1/2026). Ia menegaskan capaian total tidak menutupi kinerja OPD yang buruk.

Baca Juga :  Geger, Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Danau Biru Merangin

“Secara keseluruhan PAD melampaui target, tetapi bukan berarti semua OPD bekerja optimal. Yang kinerjanya rendah tetap harus dievaluasi,” tegasnya.

Bupati menilai rendahnya serapan PAD menunjukkan lemahnya komitmen dan perencanaan. Ia menekankan bahwa PAD menjadi urat nadi pembangunan daerah. Jika OPD tidak bekerja maksimal, masyarakat akan langsung merasakan dampaknya.

Baca Juga :  105 Pejabat Fungsional Pemkab Merangin Dilantik

“Kalau ada OPD yang menghambat, ini masalah serius. Jangan sampai ada duri dalam daging yang mengacaukan pembangunan,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan seluruh kepala OPD dan camat agar tidak mencari pembenaran atas kegagalan mencapai target. Menurutnya, pejabat harus mempertanggungjawabkan jabatan dengan kinerja nyata.

“Kalau sudah tidak mampu, silakan ajukan mundur. Pemerintah daerah membutuhkan tim yang solid dan serius bekerja,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Merangin M Syukur: Bayar TPP ASN Sesuai Kinerja

Rapat evaluasi dihadiri Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten III Setda Merangin Hennizor, serta seluruh pimpinan OPD dan camat. Bupati berharap evaluasi ini menjadi momentum pembenahan, bukan sekadar catatan administratif.

Publik kini menunggu langkah nyata dari pemerintah, baik berupa pembinaan maupun penegakan disiplin, agar pengelolaan PAD berjalan lebih akuntabel dan adil.(AN)

Berita Terkait

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga
Pelayanan RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Bupati Dillah Turun Langsung ke UGD dan Apotek
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02 WIB

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:35 WIB

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat

Berita Terbaru