Pasca Hujan Ekstrim, Banjir Besar Terjang Jeddah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jedah Saat diterjang banjir besar.

Kondisi jedah Saat diterjang banjir besar.

INTERNASIONAL,JS- Kota Jeddah kembali dilanda banjir besar setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (11/12) dini hari. Akibatnya, pihak berwenang menetapkan peringatan red alert, status tertinggi untuk cuaca ekstrem.

Menurut National Center for Meteorology (NCM), hujan di Jeddah mencapai 179 milimeter hanya dalam enam jam. Sebagai perbandingan, rata-rata curah hujan bulanan November hanya 23 mm, dan angka ini jauh melebihi rata-rata tahunan 55,6 mm. Oleh karena itu, sistem drainase kota tidak sanggup menampung debit air yang besar. Banyak kawasan permukiman dan jalur utama terendam banjir.

Baca Juga :  Komentar Acha Septriasa tentang MBG Viral, Warganet Beberkan Manfaatnya

Banjir mengubah beberapa titik yang biasanya ramai pagi hari menjadi kolam air keruh. Lebih parahnya, banyak kendaraan yang nekat menerobos banjir mogok dan terjebak. Sejak hujan turun, kepadatan lalu lintas terjadi di hampir seluruh ruas jalan utama, termasuk kawasan Al-Muntazah, Al-Safa, dan Al-Naeem, yang dikenal rawan genangan. Selain itu, pihak berwenang menghentikan sementara transportasi publik. Layanan bus kota dan beberapa rute taksi resmi tidak beroperasi untuk menjaga keselamatan warga.

Banyak video di media sosial menunjukkan antrean kendaraan yang tidak bergerak. Beberapa warga terlihat menunggu bantuan di atas kap mobil untuk menghindari arus air.

Baca Juga :  Gaza, Warga Bertahan dengan Cahaya Lilin dan Senter Ponsel

Sebagai respons, pihak berwenang menurunkan tim darurat gabungan, meliputi polisi, pemadam kebakaran, dan unit pertahanan sipil. Mereka bekerja sepanjang hari untuk menyelamatkan pengendara dan warga yang terjebak banjir.

Hingga saat ini, laporan menyebut sudah ada korban jiwa akibat banjir. Selain itu, banyak rumah dan bangunan komersial mengalami pemadaman listrik, baik karena kerusakan jaringan maupun pemutusan sementara demi keselamatan.

Dengan demikian, pemerintah kota meminta warga untuk tetap berada di dalam rumah, menghindari perjalanan tidak mendesak, dan mematuhi instruksi keselamatan dari pihak berwenang.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Tiket Mahal dan Penerbangan Terbatas, Ini Dampak Konflik Timur Tengah
Dukung Pramuka, Wali Kota Jambi Terima Penghargaan dari PPM Malaysia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:00 WIB

Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!

Berita Terbaru