KUALALUMPUR,JS – Paspor Malaysia semakin diperhitungkan di dunia. Berdasarkan Henley Passport Index 2026 yang dirilis pada 13 Januari, paspor Malaysia kini menempati peringkat kesembilan global, menyalip Amerika Serikat di urutan ke-10 serta beberapa negara Eropa, termasuk Monako dan Bulgaria.
Warga Malaysia Kini Bisa Akses 180 Negara Tanpa Visa
Saat ini, warga Malaysia menikmati akses bebas visa ke 180 negara dan wilayah. Di Asia, paspor Malaysia menempati posisi kedua, hanya kalah dari Singapura yang berada di peringkat pertama. Peningkatan ini melonjak dibandingkan tahun 2025, ketika paspor Malaysia berada di peringkat ke-12.
Sejak Henley Passport Index diperkenalkan dua dekade lalu, Malaysia mencapai peringkat tertinggi ke-8 pada 2014. Hal ini menunjukkan stabilitas jangka panjang dan persepsi internasional yang konsisten terhadap negara ini.
Faktor Politik dan Ekonomi yang Mendukung
Kenaikan peringkat paspor Malaysia muncul karena beberapa faktor domestik. Pertama, negara ini mempertahankan stabilitas politik. Kedua, risiko imigrasi tetap rendah, dan lembaga pemerintahan menunjukkan transparansi. Selain itu, warga Malaysia patuh hukum dan berisiko rendah menurut penilaian otoritas imigrasi internasional.
Ekonomi Malaysia juga memainkan peran penting. Negara ini menjadi pusat manufaktur dan perdagangan regional, menyediakan tenaga kerja terampil, mempertahankan daya beli stabil, serta membangun citra pariwisata yang positif. Kondisi ini mendorong kepercayaan dunia terhadap pemegang paspor Malaysia.
Diplomasi Aktif Perkuat Posisi
Diplomasi Malaysia memperkuat posisi paspor di dunia. Negara ini aktif menjalin hubungan dengan Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika, serta mempertahankan kemitraan dekat dengan negara-negara Barat. Dengan strategi ini, dunia semakin mengakui status paspor Malaysia.
Keterbukaan Perbatasan dan Akses Visa
Malaysia menempati peringkat ke-13 secara global dalam keterbukaan perbatasan. Negara ini memudahkan warga dari 167 negara melalui bebas visa, visa saat kedatangan, atau otorisasi perjalanan elektronik (ETA).
Desain Baru Paspor dan MyKad
Dalam enam bulan ke depan, Malaysia akan meluncurkan desain paspor baru yang lebih aman. Pemerintah juga memperbarui MyKad, kartu identitas penduduk. Menteri Dalam Negeri, Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, menekankan bahwa langkah ini meningkatkan keamanan kedua dokumen sebagai instrumen strategis nasional.(TIM)









