Pebisnis Pemula? Hindari 5 Kesalahan Ini atau Bisnis Bisa Gagal!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kesalsahan pebisnis pemula

Ilustrasi kesalsahan pebisnis pemula

BISNIS,JS- Dunia bisnis terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba. Namun, tidak semua pebisnis mampu bertahan dan berkembang. Hanya segelintir orang yang berhasil karena mereka mau bersaing, beradaptasi, dan bekerja keras menghadapi tantangan.

Sayangnya, banyak pemula masih menganggap bisnis sebagai “coba-coba berhadiah”. Mereka berharap keuntungan datang begitu saja tanpa strategi. Padahal, menjalankan usaha membutuhkan perencanaan, konsistensi, dan pemahaman pasar. Berikut lima kesalahan yang sering merugikan pebisnis pemula:

1. Enggan Beradaptasi dengan Perubahan

Kesalahan paling umum terjadi ketika pebisnis menolak perubahan. Dunia bisnis bergerak cepat, terutama di bidang kuliner, fashion, dan aksesoris. Oleh karena itu, pelaku usaha yang tetap terpaku pada cara lama berisiko kalah bersaing. Sebaliknya, mereka yang mau mengikuti tren dan menyesuaikan strategi akan lebih mudah mempertahankan relevansi bisnisnya.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Dekorasi Rumah: Peluang Cuan

2. Modal Besar Tanpa Perencanaan

Selain itu, penggunaan modal besar tanpa perencanaan jelas juga sering menjadi jebakan. Banyak pemula langsung mengeluarkan dana besar dengan harapan keuntungan datang sendiri. Padahal, bisnis berkembang lancar jika pemilik tahu langkah yang tepat untuk mengembalikan modal dan meraih keuntungan. Dengan kata lain, perencanaan matang selalu menjadi kunci keberhasilan.

3. Mengabaikan Kualitas Produk dan Layanan

Selanjutnya, mengabaikan kualitas produk dan layanan bisa merusak reputasi usaha. Konsumen selalu mencari produk terbaik dan pengalaman terbaik. Oleh sebab itu, pebisnis yang menjaga kualitas secara konsisten akan mempertahankan kepercayaan pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Patut Dicoba, 5 Ide Bisnis Aman yang Bikin Duit Jalan Terus

4. Tidak Menentukan Target Pasar

Selain itu, tidak menentukan target pasar membuat strategi pemasaran menjadi tidak efektif. Banyak pemula berpikir produknya akan disukai semua orang, padahal kenyataannya berbeda. Dengan mengenali siapa pelanggan utama dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan mereka, bisnis dapat berkembang lebih terarah dan efisien.

Baca Juga :  Peluang Emas Usaha Potong Rambut: Modal Kecil, Untung Stabil

5. Terlalu Cepat Mengembangkan Bisnis

Terakhir, beberapa pebisnis langsung ingin memperbesar usaha setelah keuntungan pertama muncul. Hal ini berisiko tinggi jika tidak didukung perhitungan matang. Sebaliknya, mengembangkan bisnis secara bertahap sambil memantau pasar dan mengelola risiko akan lebih aman. Dengan begitu, ambisi tidak justru menimbulkan kerugian besar.(*)

Berita Terkait

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing
Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis
Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara
BINA Lebaran 2026 Bidik Transaksi Rp52,38 Triliun, Genjot Konsumsi Domestik
Harga Bitcoin Tertekan, Analis Prediksi Titik Terendah Bisa Capai US$40.000–50.000
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:00 WIB

Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:30 WIB

Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:00 WIB

Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara

Berita Terbaru

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Teknologi

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

Nasional

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Feb 2026 - 13:30 WIB