Pemkab Kerinci Diminta Awasi Penetapan Tarif Masuk dan Parkir Objek Wisata, Selama Libur Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air panas semurupsalah satu objek wisata kabupaten kerinci

Air panas semurupsalah satu objek wisata kabupaten kerinci

KERINCI,JS- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menghadapi permasalahan lonjakan tarif parkir di sejumlah objek wisata. Fenomena ini sering terjadi saat libur panjang, terutama pada objek wisata milik pemerintah daerah, dan kerap menimbulkan keluhan masyarakat serta wisatawan.

DPRD Dorong Pengawasan Tarif Parkir dan Tiket Masuk

Anggota DPRD Kerinci, Tomi Emiral, menekankan bahwa pemerintah daerah harus lebih ketat mengawasi tarif parkir dan tiket masuk. “Tarif masuk harus sesuai Perbup. Jangan sampai memberatkan masyarakat Kerinci, apalagi wisatawan dari luar daerah,” jelas Tomi.

Baca Juga :  Aktivis Lingkungan Sebut Hutan Kerinci Terancam PETI

Selain itu, Tomi meminta pihak ketiga yang mengelola objek wisata ikut aktif memantau tarif. “Kalau hanya mengejar keuntungan besar, nama Kerinci bisa tercemar. Dampaknya, objek wisata kita justru menjadi kurang diminati,” tambahnya.

Warga Soroti Fasilitas dan Kondisi Objek Wisata

Kondisi fasilitas objek wisata juga menjadi perhatian warga. Anto, salah seorang warga Kerinci, mengingatkan bahwa selain tarif, fasilitas wisata harus terjaga dan nyaman. “Kita hanya punya beberapa objek wisata andalan. Sebelum Hari Raya Idul Fitri, fasilitas harus diperbaiki agar lebih baik dan layak dikunjungi,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Mudik Lebaran, Tarif Travel Jambi–Kerinci Meroket

Pentingnya Wisata Berkualitas

Pengawasan tarif parkir dan perbaikan fasilitas menjadi kunci menarik wisatawan dan menjaga citra Kerinci. Dengan harga wajar dan fasilitas yang terjaga, masyarakat lokal dan wisatawan dari luar daerah akan merasa nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik objek wisata di kabupaten ini.(TIM)

Berita Terkait

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga
Pelayanan RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Bupati Dillah Turun Langsung ke UGD dan Apotek
Internet Telkomsel Error Massal di Kerinci, Aktivitas Digital Lumpuh Sejak Sore
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:03 WIB

Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:09 WIB

Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga

Berita Terbaru